METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Masyarakat dibeberapa Kecamatan dalam Wilayah Kota Langsa, Provinsi Aceh “menjerit”, khususnya pelanggan PDAM Tirta Keumueneng. Pasalnya sudah Lima hari layanan air bersih dari perusahaan daerah itu tak mengalir alias macet total ke rumah pelanggannya. Minggu (06/10/2024).
Akhirnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, Masyarakat terpaksa harus membeli air Lengkong.
Pelanggan harus mengeluarkan dana lagi, pasalnya untuk satu jerigen air dijual mulai dari harga Rp 4000 ribu.
Karena marasa tidak tahan lagi, banyak warga yang merupakan pelanggan setia PDAM Tirta Keumueneng Langsa mengeluhkannya kondisi ini.
Seperti yang diutarakan seorang warga Gampong Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa, Yuli. Dirinya mengaku untuk memenuhi kebutuhan air untuk mandi dan mencuci terpaksa dengan cara membeli.
“Otomatis pengeluaran bertambah untuk beli air ini. Sedangkan uang belanja yang diberikan suami pas-pasan untuk makan dan kebutuhan lainnya,” keluhnya.
Dirinya mengharapkan, karena adanya gangguan distribusi air dari PDAM Tirta Keumueneng ini, seharusnya ada solusi dari PDAM untuk pelanggan sebelum air normal untuk mensuplai air menggunakan mobil tangki dianter ke rumah-rumah pelanggan, agar masyarakat tidak merasa resah dan menjerit.
Warga lainnya, Yayan juga mengeluhkan layanan PDAM Tirta Keumueneng Langsa.
“Pelayanan PDAM Tirta Keumueneng Langsa ini kalau menurut saya jauh memenuhi kelayanan pelayanan. Kalau air leding tidak jalan berhari-hari bagi kami sudah biasa, tetapi ini sudah empat hari tampa adanya solusi,” keluhnya.(DANTON) Kaperwil Aceh

