METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Pedagang Ayam potong di Pasar Langsa kawasan Pajak Ikan di belakang Latos, Kota Langsa, mengeluhkan aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan, “Bang Ni Black” akrab disapa. Sudah berjalan cukup lama dan mulus. Setiap hari per lapak Rp 15000 Ribu datang untuk meminta “jatah.”
“Pungli yang dilakukan “Bang Ni Black” sudah lama berjalan. Di sini. Dimintain kutipan,” ujar salah seorang pedagang ayam Wati, kepada Metroinfonews.com yang sudah tidak tahan lagi dengan kelakuan berlagak preman, Minggu (19/05/2024).
Pungli yang dilakukan “Bang Ni Black” selama ini diakui nya kepada kami pedagang ayam, berkedok untuk setor ke Satpol PP dan Persatuan Pajak Ikan Langsa. Setiap hari kami para pedagang per lapak harus membayar Rp 15000 Ribu,” keluhnya.
Kata Wati, padahal selama ini kutipan liar (pungli) yang dilakukan “Bang Ni Black” terhadap kami para pedagang ayam, tidak ada setoran kepada persatuan Pajak Ikan, saya sudah tanyakan kepada ketua Pajak Ikan Langsa, Khairullah, mengatakan tidak pernah terima uang apapun dari Bang Ni Black,” ujar wati adapun untuk Satpol PP saya belum tanyakan.
Wati mengaku sudah melaporkan hal pungli ini kepada Pos Sektor Polsek Kota yang berada di kawan Pasar Terminal Lama, untuk ditindaklanjuti dan kalau tidak ditindak lanjuti saya akan laporkan secara resmi ke Polres Langsa, karena ini tidak bisa dibiarkan lagi, sudah sangat menginjak kalau tidak diberikan uang, dia mengeluarkan kata-kata kasar dengan memaki kami para pedagang ayam,” sebut wati dengan nada kesal.
Ia berharap ada perhatian dari aparat kepolisian maupun Pemko Langsa mengenai pungutan liar dari “Bang Ni Black” di Pasar Langsa. Apalagi di saat hasil penjualan barang dagangan tak seberapa.
“Sekarang gini, kita ngumpulin duitnya dikit demi sedikit. dia tinggal minta aja. Kalau jualan sepi. Harapan kami para pedagang ayam harus bebas dari pungli di sini,” tutupnya.
Ditempat terpisah ketua Pajak Ikan Langsa, Khairullah kepada media ini mengaku, tidak pernah menerima uang apapun dari Bang Ni Black sudah dua tahun menjabat ketua Pajak Ikan Langsa,” katanya.
Kasat Pol PP Kota Langsa, Rudi Selama yang hendak dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp berulang kali, tidak mengangkat teleponnya.(DANTON) Kaperwil Aceh

