Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemkab Takalar Mulai Penerimaan Sekolah Rakyat Juli 2026, Siap Tampung 270 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu.

Juli 1, 2026

Panen Sayuran di Rujab Bupati, Terapkan Pemanfaatan Pekarangan.

Juni 30, 2026

Bupati Takalar Apresiasi Kepala Lingkungan dengan masa kerja 43 Tahun.

Juni 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»KRIMINAL»Pedagang Ayam Pasar Langsa Keluhkan Pungli dari “Bang Ni Black” Berkedok untuk Satpol PP
KRIMINAL

Pedagang Ayam Pasar Langsa Keluhkan Pungli dari “Bang Ni Black” Berkedok untuk Satpol PP

By Mei 19, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Pedagang Ayam potong di Pasar Langsa kawasan Pajak Ikan di belakang Latos, Kota Langsa, mengeluhkan aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan, “Bang Ni Black” akrab disapa. Sudah berjalan cukup lama dan mulus. Setiap hari per lapak Rp 15000 Ribu datang untuk meminta “jatah.”

“Pungli yang dilakukan “Bang Ni Black” sudah lama berjalan. Di sini. Dimintain kutipan,” ujar salah seorang pedagang ayam Wati, kepada Metroinfonews.com yang sudah tidak tahan lagi dengan kelakuan berlagak preman, Minggu (19/05/2024).

Pungli yang dilakukan “Bang Ni Black” selama ini diakui nya kepada kami pedagang ayam, berkedok untuk setor ke Satpol PP dan Persatuan Pajak Ikan Langsa. Setiap hari kami para pedagang per lapak harus membayar Rp 15000 Ribu,” keluhnya.

Kata Wati, padahal selama ini kutipan liar (pungli) yang dilakukan “Bang Ni Black” terhadap kami para pedagang ayam, tidak ada setoran kepada persatuan Pajak Ikan, saya sudah tanyakan kepada ketua Pajak Ikan Langsa, Khairullah, mengatakan tidak pernah terima uang apapun dari Bang Ni Black,” ujar wati adapun untuk Satpol PP saya belum tanyakan.

Wati mengaku sudah melaporkan hal pungli ini kepada Pos Sektor Polsek Kota yang berada di kawan Pasar Terminal Lama, untuk ditindaklanjuti dan kalau tidak ditindak lanjuti saya akan laporkan secara resmi ke Polres Langsa, karena ini tidak bisa dibiarkan lagi, sudah sangat menginjak kalau tidak diberikan uang, dia mengeluarkan kata-kata kasar dengan memaki kami para pedagang ayam,” sebut wati dengan nada kesal.

Ia berharap ada perhatian dari aparat kepolisian maupun Pemko Langsa mengenai pungutan liar dari “Bang Ni Black” di Pasar Langsa. Apalagi di saat hasil penjualan barang dagangan tak seberapa.

“Sekarang gini, kita ngumpulin duitnya dikit demi sedikit. dia tinggal minta aja. Kalau jualan sepi. Harapan kami para pedagang ayam harus bebas dari pungli di sini,” tutupnya.

Ditempat terpisah ketua Pajak Ikan Langsa, Khairullah kepada media ini mengaku, tidak pernah menerima uang apapun dari Bang Ni Black sudah dua tahun menjabat ketua Pajak Ikan Langsa,” katanya.

Kasat Pol PP Kota Langsa, Rudi Selama yang hendak dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp berulang kali, tidak mengangkat teleponnya.(DANTON) Kaperwil Aceh

 

 

 

 

 

 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleKemerdekaan Pers Akan Di Bungkam ,Oleh RUU Penyiaran, Ketua dan wakil IWO Indonesia DPW Sulsel,Tolak..!!
Next Article Pj Gubernur Sulsel dilantik, ini Harapan ASN PPPK Lingkup PemProv Sulsel

Berita Terkait:

DAERAH Juli 1, 2026

Pemkab Takalar Mulai Penerimaan Sekolah Rakyat Juli 2026, Siap Tampung 270 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu.

Juli 1, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 30, 2026

Panen Sayuran di Rujab Bupati, Terapkan Pemanfaatan Pekarangan.

Juni 30, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 30, 2026

Bupati Takalar Apresiasi Kepala Lingkungan dengan masa kerja 43 Tahun.

Juni 30, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.