METROINFONEWS.COM | BANDA ACEH – Sesalkan sikap oknum Kepala Kalapas Kelas IIB Meulaboh, Aceh Barat, Kaperwil Aceh media online Irmansyah lebih dikenal dengan sebutan Danton. Meminta kepada Kementrian Hukum dan HAM (Kakanwil) Aceh, Drs. Meurah Budiman, SH, MH, copot oknum Kalapas Meulaboh yang diduga bersikap alergi, tidak memiliki etika dan diduga memblokir handphone wartawan.
Hal tersebut disampaikan Danton, kepada awak media, Minggu (24/12/2023).
”Sungguh amat kita sesalkan oknum Kalapas Kelas IIB Meulaboh, Aceh Barat Akhmad Widodo, Bc.IP., S.Sos. terkesan alergi terhadap wartawan (Pers) ketika hendak memperkenalkan diri sebagai wartawan langsung WhatsApp diblokir oleh Kalapas Kelas IIB Meulaboh Akhmad Widodo, Bc.IP., S.Sos.,” ucap Danton.
Wartawan (Pers) bukan untuk ditakuti, dan sebagai oknum Kalapas hendaknya dapat menerima wartawan (Pers) dengan baik demi kelancaran fungsi yang dijalankannya, bukan diasumsikan sebagai makhluk yang menakutkan yang patut ditakuti dan dihindari,” tambah Irmansyah akrab disapa Danton.
Oleh karena itu, saya selaku Kepala Perwakilan (Kaperwil) Aceh media online meminta kepada Kementrian Hukum dan HAM (Kakanwil) Aceh Drs. Meurah Budiman, SH, MH, untuk segera mengevaluasi kinerja Akhmad Widodo, Bc.IP., S.Sos. selaku Kepala Kalapas Kelas IIB Meulaboh atau bila perlu dicopot saja,” pinta Danton.(FAHRUR)

