METROINFONEWS.COM | LHOKSEUMAWE – Aktivitas galian C berupa pengerukan gunung di Jalan. Nisam, Gampong Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Lhokseumawe, Provinsi Aceh, masih marak Beroperasi meski pelaku usaha diduga belum mengantongi izin.
Seperti lokasi galian C berupa pengurukan gunung di Kecamatan Dewantara, Lhokseumawe itu, nekat beroperasi meski ditengarai dugaan belum mengantongi izin secara resmi dari pihak terkait.
Parahnya lagi, tambang galian C yang, beroperasi di Gampong Paloh Gadeng, dalam wilayah Kecamatan Dewantara itu, jika diperhatikan tidak jauh dari Polsek setempat hanya berkisar lebih kurang dua kilo meter, namun pihak pengembang bebas beroperasi tanpa ada tindakan dari Polsek setempat.
Awak media turun langsung ke lokasi galian C di Gampong Paloh Gadeng, bertemu dengan Suhemi mengatakan, pemilik galian C Bang Ucok,” katanya. Begitu juga soal izin saya tidak mengetahui itu semua urusan Bang Ucok, “saya hanya bagian pencatatan mobil Dam Truk yang mengangkut tanah,” sebut Suhemi, Selasa (18/7/2023).
Ditempat terpisah awak media mendatangi Polsek Dewantara yang tidak jauh dari lokasi Galian C tersebut. Guna untuk melakukan konfirmasi terkait galian C Bebas Beroperasi diduga tidak mengantongi izin, dan diduga tidak ada tindakan hukum dari Polsek setempat.
Namun disayangkan Kapolsek Dewantara Iptu Adi Wirayuda Pratama S. Tr. K, diduga tidak bersedia menemui awak media (Wartawan).
Yang sebelumnya, seorang anggota Polsek belum diketahui namanya dan pangkat nya, Dikarenakan tidak memakai seragam dinas lengkap hanya memakai baju kaos, mengatakan kepada awak media, “Kalau mau jumpa Pak Kapolsek harus janji dulu, karena Bapak lagi sibuk tidak bisa di ganggu,” ungkapnya sambari meninggalkan awak media di halaman mapolsek.
Tak lama berselang, Keluar Kapolsek dari ruangannya dan melihat awak media di halaman mapolsek, Kapolsek hanya mengatakan kepada awak media sebentar bang, mau ke belakang,” katanya sambil berjalan meninggalkan awak media.
Menurut, awak media Iptu Adi Wirayuda Pratama S. Tr. K, selaku Kapolsek Dewantara, diduga alergi dan tidak bersahabat dengan wartawan. Awak media bukan kali pertama mendatangi Polsek bahkan sudah berulang kali, namun Kapolsek sulit ditemui.(DANTON)Adm : Salman Sitaba

