Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Takalar Menuju Daerah Berdaya Saing Daeng Manye Paparkan Potensi Wisata Dan Inovasi Digital Di Unhas.

Juni 23, 2026

Barcode BBM Diduga Jadi Lahan Bisnis Oknum di Takalar, Masyarakat Keluhkan Pola Pungli

Juni 21, 2026

Klarifikasi Resmi Lapas Kelas I Makassar: Insiden Perkelahian Tidak Terkait Narkoba

Juni 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»POLITIK»Anggota DPRD Andi Hadi Ibrahim Minta Pemerintah Perhatikan Anggaran Sektor Pendidikan
POLITIK

Anggota DPRD Andi Hadi Ibrahim Minta Pemerintah Perhatikan Anggaran Sektor Pendidikan

Metro Info NewsBy Metro Info NewsAgustus 31, 2021Updated:Oktober 7, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Makassar | Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim meminta pemerintah lebih memperhatikan nasib guru honorer. Sebab, pendapatan mereka masih jauh dari kata sejahtera.

Hal itu Ustad Hadi—sapaan akrabnya sampaikan saat menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan pendidikan di Hotel Dalton, Selasa (31/8/2021).


Kata dia, pemerintah harus memperhatikan anggaran untuk sektor pendidikan. Sebab, hal itu menjadi basic atau dasar bagaimana penyelenggaraan pendidikan berjalan lancar di Kota Makassar.

“Kalau dia guru status ASN tidak ada masalah. Bagaimana yang honorer, apalagi jumlah guru honorer di Makassar cukup tinggi,” ujar Hadi.

Hadi mengatakan, keberadaan Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan sudah cukup baik. Tinggal, penerapan dilapangan perlu menjadi perhatian pemerintah. Apalagi, saat ini situasi pandemi yang menuntut metode pengajaran diubah.

“Guru honorer yang bukannya sejahtera tapi tertekan dengan keadaan dengan pandemi,” bebernya.

Hadi berharap sosialisasi ini bisa disebarluaskan ke lingkungan dari masing-masing peserta sehingga warga Makassar tahu dan paham bahwa ada Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

“Kita harap ada pembenahan bahkan kalau bisa inovasi di dunia pendidikan. Menjawab semuan tantangan termasuk diera pandemi saat ini,” jelasnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Abd Aziz Ilyas menjelaskan, penyelenggaran pendidikan dengan kaitan metode belajar dalam islam. Utamanya, cara mendidik anak melalui pemahaman Alquran.

“Perlu sentuhan yang baik dalam mengajar. Dalam Agama, ada batasan sentuhan jika memberikan sanksi ke peserta didik,” ujar Abd Aziz.

Saat ini, menurutnya, guru hanya sekedar mengajar bukan mendidik. Padahal, pendidikan diharap membentuk perilaku peserta didik.

“Sementara, pembentukan karakter atau perilaku harus ada punisment. Misalnya reward atau sanksi,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Muhammad Asrar, M.Pdi dalam paparannya, menjelaskan Perda ini memuat banyak aspek seperti peraturan pemerintah, sikdiknas hingga peraturan menteri. Selain itu, kewajiban pemerintah menyelenggarakan pendidikan dasar secara terencana, terarah, dan berkesinambungan untuk mewujudkan sistem Pendidikan.

“Setelah saya baca, Perda ini mengatur secara detail perangkat pendidikan seperti pengelolaan, penyelenggaraan hingga kesejahteraan pendidik,” ujarnya.

Namun, yang kurang menurutnya belum ada penjelasan mengenai peran orang tua. Pasalnya, orang tua merupakan aktor utama dalam tumbuh kembang pendidikan anak-anaknya. Ia menambahkan, hal tersebut menjadi PR bagi DPRD untuk menjelaskan secara detail termasuk sarana dan prasarana. (*)

Anggota DPRD Andi Hadi Ibrahim Minta Pemerintah Perhatikan Anggaran Sektor Pendidikan
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleSekda Makassar Hadiri Sosialisasi Permendagri No 28 Th 2021 Terkait Jaminan Kesehatan Nasional
Next Article Dirjen Pemdes: Realisasi ADD di Sulsel Relatif Bagus

Berita Terkait:

DAERAH Mei 1, 2026

Fraksi Gelora Desak Bupati Takalar Segerakan TPP ASN dan Evaluasi Penempatan Guru

Mei 1, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 1, 2026

Ahmad Daeng Se’re Serahkan Program Bedah Rumah untuk Warga Desa Jipang.

Mei 1, 2026 DAERAH
NASIONAL Januari 8, 2026

Ketua Panti Asuhan Samsidar Jalling, Ustaz Nasrul S.Pd Apresiasi Santunan Anak Yatim di Milad PPP Papua Selatan

Januari 8, 2026 NASIONAL
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.