Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026

Tokoh Masyarakat Kelurahan Mannongkoki Sukses Dirikan Koperasi “PUNGGAWA”.

April 28, 2026

Siap Jaga Stabilitas Harga,TNI Kawal Langsung: Stok Beras Bulog Malewang 1.516 Ton.

April 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Unras di Depan Kantor KPU Bantaeng Ricuh, TNI dan Polri Leraikan Massa
DAERAH

Unras di Depan Kantor KPU Bantaeng Ricuh, TNI dan Polri Leraikan Massa

Metro Info NewsBy Metro Info NewsFebruari 8, 2019Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

BANTAENG – JURNALCELEBES.CO | Sambil membakar ban dan membentangkan spanduk, puluhan massa menyuarakan aspirasinya menyoal pelanggaran pemilu di depan kantor KPU Bantaeng, Jalan Andi Mannapiang, Lamalaka, Kabupaten Bantaeng pada Jumat, 8 Februari 2019.

Teriakan-teriakan turunkan Ketua KPU pun dilontarkan massa aksi, meminta KPU netral dalam Pemilu serentak tahun ini. Personil pengamanan dari institusi TNI dan Polri terjun langsung melerai massa demonstran.

Skenario simulasi pengamanan Pemilu semakin mendebarkan tatkala aksi yang awalnya damai tiba-tiba berujung kericuhan. Para pendemo yang datang ternyata telah menyiapkan balok kayu dan batu. Aparat memperingatkan massa agar tidak bertindak anarkis. Namun peringatan itu tidak digubris.

Mereka semakin beringas dan mulai menyerang dengan cara menimpuk aparat keamanan menggunakan balok kayu dan batu. Petugas keamanan yang dilengkapi dengan tameng dan pemukul pun mencoba menghentikan langkah demonstran yang memaksa diri merangsek ke dalam kantor KPU. Namun berhasil dihalau hingga akhirnya massa berhasil dipukul mundur.

“Jadi untuk kegiatan ini didasari dari perbantuan TNI kepada Polri. Yang jadi acuan kita adalah MoU antara TNI dan Polri nomor 18 tahun 2018, disana menyebutkan bahwa saat terjadi chaos, maka Polri meminta bantuan kepada TNI,” kata Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Kav Anang S.

“Maka dari itu, saya sebagai komandan tertinggi di Bantaeng, sebagai Dandim, mengirimkan bantuan personil satu pleton TNI untuk membantu. Statusnya di bawah kendali Kasatwil (Kapolres Bantaeng) untuk mengatasi huru-hara. Atau untuk mengatasi sektor objek vital seperti KPU, atau Pom bensin (Pertamina), Kantor Pemerintahan, termasuk kantor Polisi dan TNI,” lanjutnya menerangkan fungsi TNI dalam pengamanan pemilu nantinya.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa TNI merupakan perbantuan untuk Polri, yang dalam hal ini berdasarkan kewenangan Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan untuk meminta sewaktu-waktu jika itu darurat.

“Sektor yang diberikan kepada TNI merupakan kewenangan Kapolres. Jadi persiapan ini meningkatkan kemampuan apabila nantinya Pak Kapolres membutuhkan bantuan untuk pengendalian massa,” terangnya.

Anang mengatakan bahwa simulasi tersebut dilakukan selama empat hari dan terbagi beberapa tahapan. Pertama drill teknis, yaitu sosialisasi kepada prajurit tentang pelibatan TNI kepada Polri, dasar dan payung hukum di paparkan dalam sosialisasi itu. Kedua dilakukan juga pembekalan prosedur dan tata cara pilkada, pelanggaran-pelanggaran pemilu dari Bawaslu.

“Dan hari ini, kita laksanakan simulasi pengendalian massa. Dengan skenario kejadian sebenarnya, situasi sebenarnya dan peralatan yang sebenarnya,” pungkasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Bantaeng, Hamzar menuturkan bahwa simulasi ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dalam penyelenggaraan Pemilu nantinya.

“Pihak keamanan bekerjasama dengan TNI dan Polri. Ini inisiatif TNI dan Polri, tentunya untuk keamanan nanti,” ujar Hamzar.

Laporan: Burhanuddin

jurnalcelebes
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleKKN Terpadu Angkatan II Unimerz MCMR Diberi Pembekalan Selama 2 Hari
Next Article 3 Pilar Jakbar Gelar Rapat UPPL, Ini Tujuannya

Berita Terkait:

DAERAH April 29, 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026 DAERAH
DAERAH April 28, 2026

Tokoh Masyarakat Kelurahan Mannongkoki Sukses Dirikan Koperasi “PUNGGAWA”.

April 28, 2026 DAERAH
DAERAH April 28, 2026

Siap Jaga Stabilitas Harga,TNI Kawal Langsung: Stok Beras Bulog Malewang 1.516 Ton.

April 28, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.