METROINFONEWS.COM | GOWA – Ketua Umum Barisan Muda Kesehatan Indonesia (BMKI), Irham Tompo, menyoroti Buramnya tindak lanjut terhadap dugaan kasus korupsi dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. (9/5/2024)
Saat di temui awak media ini disalahsatu kafe dibilangan kota Sungguminasa kabupaten Gowa, Irham Tompo menegaskan,” bahwa keberadaan dana JKN sangat penting untuk kemajuan sistem kesehatan, dan adanya dugaan korupsi harus ditindaklanjuti secara tegas dan tuntas kepada seluruh terduga karena ini jelas bahwa dugaan kami hal ini adalah kami sinyalir korupsi berjamaah,” Kata Irham pada awal media ini
Lanjut ,” Dalam momentum Hari Perawat Internasional yang diperingati setiap tanggal 12 Mei, saya sebagai ketua BMKI menekankan bahwa perlunya integritas dan transparansi dalam mengelola dana kesehatan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” Tuturnya
Dia juga mengajak para perawat dan tenaga kesehatan untuk terus mengawal proses penegakan hukum di kejaksaan negeri kabupaten Gowa agar kasus korupsi dana JKN RSUD Syekh Yusuf dapat diungkap secara menyeluruh,Siapapun yang diduga terlibat Proses! ,jangan ada tebang pilih, Dana JKN itu Uang negara ,maka siapapun yang diduga merugikan negara maka hukum mereka sesuai undang-undang yang berlaku tentang hal korupsi, “Tegasnya
Irham Tompo menegaskan” komitmen BMKI dalam mendukung Para penegak Hukum upaya pemberantasan korupsi di sektor kesehatan demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.” Tutupnya (SDS)

