Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diduga Cair 100 Persen, Proyek Rehabilitasi Irigasi Bendungan Pammukkulu Rp29,8 Miliar Disorot, LSM Desak APH Turun Tangan.

Juni 29, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Tinjau Sejumlah Destinasi Selama Tiga Hari Berturut-turut, Tegaskan Komitmen Benahi Fasilitas Wisata.

Juni 28, 2026

Aliyah Mustika Ilham Sambut Aspirasi Persaudaraan Mitra Makassar ,Dorong Program Pemberdayaan Pengemudi Ojol.

Juni 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Penjarahan Hutan Adat Desa Parigi Tidak Tercium Aparat ?
HUKUM

Penjarahan Hutan Adat Desa Parigi Tidak Tercium Aparat ?

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaNovember 11, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | GOWA – Warga Dusun Asana, RK Mandalle, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa keluhkan Perambahan kawasan hutan di daerah tempat tinggalnya, Jumat (10/11).

Perambahan hutan dinilai dapat mengakibatkan terjadinya erosi tanah, serta banjir sehingga akan berdampak terjadinya tanah longsor.

Kata warga, perambahan hutan diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang bertahun-tahun telah dilakukan.

“Setiap tahun menebang, sudah berjalan enam tahun melakukan penebangan. Ini tahun paling banyak penebangan, masih ada itu kayunya diatas belum na ambil,” keluh Daeng Rumpa

Banyak dampak yang kan terjadi jika gundulnya hutan akibat penebangan pohon di Desa Parigi tepatnya di RK Mandalle yang menjadi sumber air masyarakat sekitar.

Diantaranya, lebih dari 100 hektar persawahan milik warga di dua Rukun Keluarga (RK) yang akan merugi tak mampu menanam padi.

“Kapang hutan adat tersebut gundul maka kurang lebih 100 hektar sawah akan tdk bisa d tanami padi, di dua RK yakni Mandalle dan Asana,” sebut warga.

Sementara itu, Ketua RK Mandalle Dusun Asana Daeng Hafid juga mengatakan lokasi penebangan pohon yang disebut merupakan kawasan hutan tanah adat yang diterbitkan PBB nya oleh Bapenda seluas 40 Ha.

Daeng Hafid mengungkapkan,” Tanah adat tersebut kini diklaim milik Daeng Sampara. Katanya, sebelum diklaim tak menemukan penebangan pohon di kawasan hutan adat.

“Dulunya itu sekitar tahun 2017 tidak ada yang menebang karena tidak ada dasar. Nanti muncul suratnya baru ada penebangan pohon,” ucapnya Ketua RK Mandalle menjelaskan.

Dia juga mengungkapkan beberapa dampak dari pada terjadinya pengembangan pohon diantaranya jembatan warga yang rusak akibat sisa kayu yang mengalir ke aliran sungai serta kekurangan air bersih.

“Kalau untuk sekarang pak dampaknya yang dirasakan masyarakat mengalami kekurangan air bersih, itu dampak utama yang dirasakan saat ini masyarakat RK mandalle Dusun Asana,” pungkasnya.

Selain itu, Ketua RK Mandalle juga mengatakan dampak daripada penebangan pohon itu juga terjadi keretakan tanah sepanjang 30 meter.

“Memang ada retakan disitu pak, tahun lalu kurang lebih 20 Cm panjangnya 30 meter. Apabila terus terjadi penebangan disekitar situ, maka kemungkinan akan terjadi longsor dan mengakibatkan persawahan masyarakat mandalle akan tertimbun,” tandasnya.(Red/*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleGampong Sidorejo Gelar Peringatan Maulid Nabi di Mesjid Quba
Next Article Aliansi Madura Indonesia Meminta Polda Metro Jaya Jemput Paksa Firli Bahuri

Berita Terkait:

DAERAH Juni 29, 2026

Diduga Cair 100 Persen, Proyek Rehabilitasi Irigasi Bendungan Pammukkulu Rp29,8 Miliar Disorot, LSM Desak APH Turun Tangan.

Juni 29, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 28, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Tinjau Sejumlah Destinasi Selama Tiga Hari Berturut-turut, Tegaskan Komitmen Benahi Fasilitas Wisata.

Juni 28, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 28, 2026

Aliyah Mustika Ilham Sambut Aspirasi Persaudaraan Mitra Makassar ,Dorong Program Pemberdayaan Pengemudi Ojol.

Juni 28, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.