METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Pemilik Warkop Agam 22 Cabang Medan berada di Langsa Jalan. Lilawangsa, Gampong Paya Bujok Tunong Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa Ahmad Zeky, meminta maaf atas kejadian yang terjadi di Warkop Agam miliknya atas kurangnya pelayanan yang baik.
Zeky, kepada media ini, Sabtu (2/3/2024) dalam klarifikasi pemberitaan yang terbit sebelumnya, mengungkapkan rasa bersalah atas pelayanan yang terjadi di Warkop Agam.
Saya Ahmad Zaky, pemilik Warkop Agam 22 Cabang Medan, dengan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan warga Kota Langsa, atas pelayanan yang kurang baik yang terjadi di Warkop Agam,” ungkap Zeky via WhatsApp yang mengaku berada di Medan (Sumatera Utara).
Zeky mengharapkan apa yang sudah terjadi di Warkop Agam 22 Cabang Medan yang berada di Kota Langsa menjadi pembelajaran terbaik baginya untuk menata pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Langsa.
Kami berharap seluruh pelanggan Warkop Agam yang merasa kecewa atas pelayanan ini dapat memaafkan kelalaian kami,” ujarnya.
Kendati tidak terjadi lagi dalam persoalan pelayanan tersebut, Zaky mengungkapkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat terkhusus pelanggan Warkop Agam.
“Dari permasalahan ini kami berharap ke depan Warkop Agam 22 Cabang Medan ini dapat menata diri, memberikan pelayanan lebih baik lagi untuk masyarakat dan khususnya pelanggan Warkop Agam,” pungkasnya.
Berita sebelumnya
Pelanggan Warkop Agam 22 Cabang Medan di Langsa Kecewa Berikan Pelayanan Buruk
Sungguh sangat kecewa dengan sebuah Warkop Agam 22 Cabang Medan yang berada di Jalan. Lilawangsa, Gampong Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Warkop yang berkisar satu Minggu baru dibuka dengan nama terkenal itu.
Hal ini dirasakan kekecewaan oleh sejumlah para pelanggan yang akan menikmati makanan dan minum kopi dan ingin merasakan pelayan yang diberikan dalam menyajikan kepada para pelanggan yang singgah di Warkop Agam 22 Cabang Medan tersebut, Jum’at (1/3/2024) malam sekitar pukul 20.20 wib.
Para pelanggan yang datang ke Warkop Agam 22 Cabang Medan pada umumnya ingin menikmati mie Bangladesh yang terkenal di Warkop Agam tersebut.
Fahrul, salah satu warga Kota Langsa bersama beberapa rekannya yang hendak menikmati mie Bangladesh yang terkenal itu, dan memesan minuman. Awalnya pesanan yang datang sedikit terlambat, hal itu disadari karena ramai pengunjung dan tetap hadir jua pesanan milik rekannya.
Saya memaklumi mungkin mereka lupa karena semua manusia kan ada lupanya. Tetapi sudah saya maklumi masih saja pelayanan yang diberikan apalagi Warkop Agam 22 Cabang Medan ini sudah sangat terkenal sehingga bisa membuat citra buruk atas kejadian tersebut.
“Sebagai konsumen Artinya ya, malam ini malam perdana kita minum di Warkop Agam 22 Cabang Medan sangat kecewa sekali. Pertama pelayanannya lambat, Kedua sudah di antar pesanan mie Bangladesh sampai habis kami memakannya, namun minuman yang sudah dipesan sudah satu jam menunggu tak kunjung datang sehingga harus menikmati mie Bangladesh dengan tampa air dan parahnya lagi di meja pun tidak disediakan air seperti air mineral. Haltersebut terjadi juga kepada para pelanggan lainnya,” jelas Fahrul.
Jadi sekian banyak orang yang datang memesan terjadi hal seperti itu, jadi membuat pelayan bolak balik dipanggil namun minuman yang sudah dipesan belum juga datang hingga makanan diatas meja habis dimakan.
“Jadi namanya Warkop Agam 22 Cabang Medan yang dibilang terkenal dan sebagainya atas pelayanan tesebut kami sangat kecewa sekali, apalagi malam ini saya membawa tamu dari luar Kota Langsa yang tadinya ingin menunjukkan rasa enak santai di Kota Langsa dengan menikmati makanan dan segelas air kopi, tapi semua hambar dan kecewa atas pelayanan yang diberikan.
Lanjutnya katakan, bahwa dengan kejadian ini bisa membuat para pelanggan menjadi sangat kecewa. Atas pelayanan yang diberikan apalagi Warkop Agam 22 Cabang Medan ini sudah sangat terkenal sehingga bisa membuat citra buruk atas kejadian tersebut.(DANTON) Kaperwil Aceh

