Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aph Dan Disdikbud Takalar Kawal Revitalisaai Sekolah,Pekerjaan Masih Sesuai Juknis.

Oktober 7, 2026

Pembangunan Rumah Layak Huni di Makassar Terhenti, Warga Penerima Bantuan Keluhkan Pekerjaan Mangkrak.

Oktober 4, 2026

Babinsa Kalukuang Turun Langsung Bagikan MBG, Wujud Sinergi TNI dan Pemerintah Dukung Generasi Sehat.

Oktober 4, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»KESEHATAN»Pemecatan Tahap Dua Nakes Magang Makassar Diduga Upaya Tutupi Dugaan Kecurangan Rekrutmen PPPK
KESEHATAN

Pemecatan Tahap Dua Nakes Magang Makassar Diduga Upaya Tutupi Dugaan Kecurangan Rekrutmen PPPK

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaJuni 23, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | Makassar — Gelombang pemecatan terhadap tenaga kesehatan (nakes) magang di sejumlah puskesmas Kota Makassar kembali terjadi.

Pemecatan tahap kedua ini memicu sorotan tajam terhadap oknum Dinas Kesehatan dan oknum Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), yang diduga tengah berupaya menutup indikasi kecurangan dalam proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal di beberapa puskesmas, pemecatan tersebut disebut kami duga sebagai strategi sistematis untuk mengamankan jalannya pemeriksaan oleh Inspektorat.

Dugaan kuat mengarah pada keberadaan “nakes siluman” individu yang tidak pernah menjalani masa magang namun tetap diloloskan dalam proses seleksi PPPK.

“Saat ini setiap puskesmas punya nakes yang siap bersaksi jika kasus ini dibawa ke jalur hukum. Beberapa nama diketahui tak memenuhi masa kerja, tapi tetap lolos ikut tes PPPK. Ini bukan isu, tapi fakta di lapangan,” ujar salah seorang nakes yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin, 23 Juni 2025.

Sorotan juga datang dari Ketua DPC Barisan Muda Kesehatan Indonesia (BMKI) Kota Makassar, Andi Baso Mappangara, SH, menegaskan pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti awal dan tengah menghimpun keterangan saksi untuk segera dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan.

“BMKI mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun ke lapangan. Jangan hanya memeriksa kepala puskesmas atau pejabat di Dinas dan BKPSDM. Wawancarai para nakes yang dipecat karena di sana lah letak saksi kuncinya. Ada indikasi kuat kasus ini sengaja dibungkam,” ungkapnya tegas.

BMKI juga meminta Inspektorat membuka ruang klarifikasi bagi nakes yang diberhentikan secara mendadak. Mereka diyakini bisa mengungkap pola seleksi yang tidak transparan, serta potensi manipulasi administrasi yang menguntungkan pihak tertentu.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes., serta pihak BKPSDM hingga berita ini diturunkan belum memperoleh tanggapan meski telah dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan integritas dalam seleksi PPPK, yang semestinya menjadi jalur rekrutmen berbasis meritokrasi dan keadilan.

Kini, sorotan publik mengarah pada transparansi pemerintah daerah dan komitmen aparat hukum dalam menuntaskan dugaan permainan kotor dalam sistem kesehatan.(/*)Ir.T

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleDemo DPP FKMI di Polda Sulsel, Laporkan PT.Don Udang Aquaculture Atas Dugaan Pencemaran Lingkungan di Jeneponto
Next Article Dorong Sinergitas Pengawasan K3, FPK3 Sulsel Soroti Ribuan Industri di 24 Kabupaten/Kota

Berita Terkait:

DAERAH September 23, 2026

Rapat Paripurna DPRD Takalar Bahas KUA-PPAS 2027, Bupati Daeng Manye Hadir Langsung.

September 23, 2026 DAERAH
DAERAH September 22, 2026

Tak Sekadar Bangun Irigasi, Daeng Manye Perkuat Sarana Produksi hingga Pasca Panen Petani.

September 22, 2026 DAERAH
DAERAH September 21, 2026

Daeng manye Target Kampung Beru Jadi Desq mandiri Dalam Tiga Tahun.

September 21, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.