Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gelar Webinar Nasional Peringati Hari Kartini 2026, KKTP Hadirkan Tokoh Nasional dan Akademisi.

Mei 3, 2026

Kepsek UPT SDN 175 inpres Bonto Baddo, Hardiknas 2026, Pendidikan Takalar Semakin Bermutu.

Mei 3, 2026

SD Inpres Topejawa, Hardiknas 2026 Mutu Pendidikan Takalar Semakin Meningkat.

Mei 3, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Oknum Staf Dinkes Gowa Diduga Sunat Anggaran SKM, BMKI Desak Investigasi dan Laporkan ke Tipikor
HUKUM

Oknum Staf Dinkes Gowa Diduga Sunat Anggaran SKM, BMKI Desak Investigasi dan Laporkan ke Tipikor

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaAgustus 19, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | Gowa – Dugaan praktik penyalahgunaan anggaran kembali mencuat di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa. Seorang oknum staf berinisial (Up) diduga kuat melakukan penyunatan dana pada program Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun berjalan.

Program SKM yang sejatinya bertujuan untuk mengukur kualitas pelayanan kesehatan, menetapkan kebijakan peningkatan mutu layanan, hingga menghasilkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), justru tercoreng oleh dugaan korupsi dan manipulasi data.

Informasi yang dihimpun, pagu anggaran untuk kegiatan ini mencapai Rp200 juta. Namun, alokasi dana tersebut tidak terserap secara maksimal. Dari total anggaran, sekitar 30 persen dialokasikan untuk pihak pelaksana survei, ditambah 13 persen untuk pajak PPN dan PPh. Sisanya diduga kuat dikantongi oleh oknum staf tersebut tanpa mekanisme dan pertanggungjawaban yang jelas.

Lebih jauh, indikasi kecurangan tidak berhenti pada dugaan penyunatan dana. Hasil SKM yang dilaporkan ke publik pun diduga sarat dengan data fiktif, sehingga tidak mencerminkan kondisi nyata pelayanan kesehatan di lapangan. Hal ini jelas bertentangan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipatif, dan kesetaraan hak yang menjadi landasan pelaksanaan SKM.

Ketua Umum Barisan Muda Kesehatan Indonesia (BMKI), Andi Baso Mappangara, SH, menegaskan pihaknya akan menurunkan tim investigasi independen untuk menelusuri dugaan penyimpangan tersebut.

“Kami menduga ada penyunatan anggaran besar-besaran dan adanya laporan hasil survei yang tidak sesuai fakta di lapangan.

Jika temuan ini terbukti, BMKI akan segera melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum, khususnya Tipikor. Dana publik harus digunakan sesuai peruntukannya,” tegas Andi Baso, Senin (19/8/2025).

BMKI menilai, penyalahgunaan dana publik di sektor kesehatan merupakan pelanggaran serius karena dapat menghambat perbaikan mutu layanan dan merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat utama.

SKM sendiri wajib dilaksanakan setiap instansi pelayanan publik minimal sekali setahun, sesuai pedoman Permenpan-RB, sebagai instrumen evaluasi kualitas pelayanan.

Namun, jika pelaksanaan SKM justru dikotori oleh praktik koruptif, maka tujuan peningkatan mutu layanan kesehatan hanya akan menjadi slogan kosong.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak memberikan keterangan.

Kasus dugaan penyelewengan anggaran ini menambah catatan hitam pengelolaan keuangan daerah, khususnya pada sektor vital seperti kesehatan. Publik kini menanti langkah konkret aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus ini secara transparan.(/*)red

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleSatgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 1202/Skw Rampungkan Pembangunan MCK, Warga Mayasopa Sambut Bahagia
Next Article Ketua Rembo Boxing Singkawang Klarifikasi Isu Minim Perhatian Pemkot

Berita Terkait:

DAERAH Mei 3, 2026

Gelar Webinar Nasional Peringati Hari Kartini 2026, KKTP Hadirkan Tokoh Nasional dan Akademisi.

Mei 3, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 3, 2026

Kepsek UPT SDN 175 inpres Bonto Baddo, Hardiknas 2026, Pendidikan Takalar Semakin Bermutu.

Mei 3, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 3, 2026

SD Inpres Topejawa, Hardiknas 2026 Mutu Pendidikan Takalar Semakin Meningkat.

Mei 3, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.