METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Berbagai program Pemerintah selama ini mengeluarkan kebijakan, khususnya di bidang ekonomi bertujuan untuk melindungi masyarakat yang rentan serta menstimulasi sektor untuk kembali tumbuh positif.
Namun tidak dengan Manager PTPN-I Kebun Lama Rijal Lubis, dengan tidak punya perikemanusiaan dan tega handak menggusur dan membongkar lapak jualan salah seorang warga Gampong Pondok Pabrik (Kebun Lama) Kacamata Langsa Lama, Kota Langsa, Provinsi Aceh yang sudah lama berjualan.
“Yang salah seorang warga setempat berjualan mencari rezeki untuk, “sejengkal perut” memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, di atas lahan tanah PTPN-I Kebun Lama yang luasnya hanya 5×5 meter persegi lebih kurang, tepatnya di simpang tiga Kebun Lama berbatasan jalan umum aspal yang kesehariannya berjualan lontong sore hari. Hendak digusur paksa oleh Manager Kebun Lama Rijal Lubis.
Memang diakui selama ini berjualan di atas lahan Kebun Lama belum ada izin, namun kalau pihak Manager PTPN-I Kebun Lama meminta kami untuk membuat permohonan izin pinjam pakai kami buatkan tapi jangan main-main gusur lah, kami hanya mencari rezeki disini untuk ekonomi keluarga, dan tidak menggangu orang didepan jalan umum pun bukan didalam kebunnya,” ujar Nenek.
Oleh karena itu, Nenek selaku warga mengharapkan kepada Manager PTPN-I Kebun Lama jangan menjadi penjajah gaya baru, yang hendak menggusur dan membongkar sedikit lapak warga yang berjualan yang mengenai lahan Kebun Lama, biarkan saja masyarakat mencari rezeki apa lagi jaman sekarang ekonomi masyarakat lagi sulit.
Sementara, Rijal Lubis melalui Asisten Personalia Umum (APU) PTPN-I Kebun Lama Heri Sungkono, yang dikonfirmasi melalui via WhatsApp menanyakan kenapa harus di bongkar lapak masyarakat yang berjualan mengatakan, itukan tanah PTPN ijin nya mana,” katanya.
Kemudian, Heri Sungkono mengirimkan pesan WhatsApp lagi. “Hari minggu kalau tidak dibongkar sendiri oleh pemilik, akan kami bongkar,” isi dalam pesannya.
Disisi lain media MetroInfoNews.Com hendak melakukan konfirmasi lebih lanjut terkait akan dibongkarnya lapak jualan warga setempat dan meminta nomor telepon Manager PTPN-I Kebun Lama kepada Heri Sungkono. Namun disayangkan yang bersangkutan tidak bersedia memberikan nomor telepon Manager PTPN-I Kebun Lama tersebut kepada awak media. “Minta langsung aja (Manager) saya gak berani kasih tanpa izin belau,” katanya dalam pesan yang dikirimkan.(DANTON)Adm/:Muh.Jihan

