METROINFONEWS.COM | ACEH BESAR – Ka.LPKA Banda Aceh, Yusnaidi,S.H.,M.Si., beserta para Pejabat Struktural menyambut dengan hangat kedatangan rombongan jajaran pemerintah Aceh beserta Pimpinan SKPA terkait pada Senin (25/11/2024).
Rombongan yang terdiri dari unsur jajaran Pemerintah Aceh dan SKPA ini diketuai oleh Istri Pj. Gubernur Aceh sekaligus Ketua PKK Aceh, Ny. Safriati Safrizal, S.Si.,M.Si., yang didampingi oleh Meutia Juliana sebagai Kepala DP3A Aceh dan Dr. Nurnikmah. M. Kes. sebagai Direktur RSIA Aceh serta Ir. Cut Huzaimah,MP., sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh hadir di LPKA Banda Aceh pada pukul 09.00 WIB.

Adapun maksud kedatangan rombongan yakni untuk mengadakan Pembinaan dan Advokasi, Penguatan Psikologis, Pemeriksaan Gigi serta Penyerahan Bantuan Bibit Tanaman bagi Anak Binaan Pemasyarakatan.
Acara diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Alquran, dan dilanjutkan dengan Menyanyikan Lagu Kebangsaan. Sambutan Pembukaan Acara disampaikan oleh Ka.LPKA Banda Aceh dan dilanjutkan dengan Pembinaan dan Advokasi serta Penguatan Psikologis oleh Ketua PKK Aceh.
Acara turut diselingi dengan tanya jawab serta penyampaian harapan dan cita-cita para ABP dihadapan Pj. Ketua PKK Aceh. Tidak ketinggalan, Pj. Ketua PKK Aceh beserta Pimpinan SKPA dan jajarannya turut ikut serta dalam gelaran paduan suara bersama para ABP untuk menyanyikan lagu khas daerah Aceh.

Kegiatan yang dilakukan oleh Ibu Pj. Gubernur Aceh bersama jajaran DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), RSIA (Rumah Sakit Ibu dan Anak), dan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menunjukkan upaya komprehensif pemerintah dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Dalam kegiatan ini, sejumlah program bermanfaat diberikan, antara lain:
Pembinaan dan Advokasi: Memberikan informasi serta edukasi kepada masyarakat dan keluarga ABK terkait hak-hak anak, akses layanan, dan pemberdayaan mereka.
Penguatan Psikologis: Melalui pendampingan psikologis, bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kesejahteraan emosional anak dan keluarga.
Pemeriksaan Gigi: Layanan kesehatan gratis yang diberikan untuk memastikan kesehatan gigi dan mulut ABK.
Penyerahan Bantuan Bibit Tanaman: diharapkan dapat menjadi sarana pelatihan keterampilan atau pendukung ekonomi keluarga ABK melalui kegiatan cocok tanam.
Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan yang inklusif serta meningkatkan kualitas hidup ABK dan keluarga di Aceh.(FAHRUL)

