METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Berita yang diterbitkan oleh Media Online MetroInfonews.com
dengan judul Oknum Wadir RSUD Langsa Masukkan Berondong ke dalam Rumah digerebek oleh Mantan Suami.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Bismillahirrahmanirrahim
Sehubungan dengan beredarnya informasi yang tidak benar dan menyesatkan mengenai diri saya, izinkan saya menyampaikan klarifikasi ini secara terbuka.
Perlu saya tegaskan bahwa informasi tersebut adalah fitnah yang tidak berdasar dan sangat mencemarkan nama baik saya, baik sebagai pribadi maupun sebagai aparatur sipil negara. Tuduhan tersebut bersumber dari pihak yang tidak bertanggung jawab, dalam hal ini mantan suami saya, MLY, yang hingga saat ini masih terus berupaya mengintervensi kehidupan pribadi saya, meskipun kami telah berpisah secara sah secara hukum di pengadilan MS Langsa.
Sebelumnya, pada tanggal 5 Juli 2025, telah dilakukan pertemuan secara resmi bersama perangkat desa, dan disepakati oleh kedua belah pihak bahwa kami tidak akan saling mencampuri urusan pribadi masing-masing pasca perceraian, serta berkomitmen menjaga norma dan etika, termasuk kesepakatan untuk tidak menerima tamu laki-laki tanpa didampingi anak.
Namun, sangat disayangkan bahwa MLY kembali melanggar kesepakatan tersebut. Pada malam hari, Senin, 14 Juli 2025, ia datang tanpa izin, membuat kegaduhan, memaksa masuk rumah dengan cara memukul pintu, bahkan mengusir dan memperlakukan tamu saya dengan kasar. Padahal, Demi Allah, tidak ada satu pun norma ataupun etika yang kami langgar malam itu.
Pada saat mantan suami datang, kami bertiga duduk di ruang tengah dalam rangka membantu anak saya yang sedang menyelesaikan tugas sekolah, pintu rumah kami masih terbuka.
Adapun nama atau inisial ADL yang disebut dalam isu yang beredar, benar pernah datang dalam urusan tertentu. Namun, kehadirannya selalu bersama anak saya, dan tidak pernah dalam situasi yang bertentangan dengan norma maupun etika.
Saya tidak pernah menerima tamu laki-laki secara pribadi tanpa didampingi oleh anak saya, yang kini duduk di bangku SMA dan tinggal bersama saya sejak kami sudah bercerai.
Oleh karena itu, saya menyatakan dengan tegas bahwa berita dan informasi yang beredar tersebut adalah murni FITNAH, pencemaran nama baik, dan bentuk kekerasan psikologis terhadap saya sebagai perempuan dan ASN.
Saya telah berkonsultasi dengan pihak yang berwenang dan akan mengambil langkah hukum terhadap oknum yang menyebarkan dan menyebarluaskan fitnah ini, baik secara langsung maupun melalui media sosial atau media massa.
Saya sangat berharap agar masyarakat, khususnya warga Kota Langsa, tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang tidak berdasar, serta turut menjaga ruang publik dari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Saat ini ada pihak-pihak yang sengaja melakukan hal-hal untuk merusak nama baik saya termasuk mantan suami saya yang sampai saat ini terus mencari ruang untuk memfitnah saya.
Kepada media yang sudah mempublikasikan berita yang menyangkut berita fitnah agar menerbitkan berita ini secara utuh apa yang sudah kami sampaikan di ruang bantahan ini.
Kepada media juga bantahan ini jangan ada lagi pengurangan kata dapat di tampilkan secara utuh.
Jika media tidak menerbitkan bantahan ini secara utuh, saya juga akan melakukan sengketa Pers kepada Dewan Pers dan saya juga akan lakukan proses hukum dengan melaporkan kepada pihak Kepolisian.
Kepada mantan suami saya juga agar berhati- hati melakukan langkah yang merugikan diri saya karena saya akan menempuh jalur hukum apabila sumber berita nya ini tidak sesuai fakta.
Demikian klarifikasi ini saya sampaikan agar menjadi terang bagi semua pihak. Semoga Allah SWT senantiasa menunjukkan jalan kebenaran dan keadilan.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Sebagai bentuk Profesionalisme dalam menjunjung tinggi kode etik Jurnalistik (UU) Pres No 40 Tahun 1999. Pimpinan Redaksi Media MetroInfonews.com melalui Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Aceh, menerima Klarifikasi dan Hak Jawab dari IEP yang ditulis sendiri dan mengirim kepada Media MetroInfonews.com pada, Rabu (23/07/2025).(DANTON)

