METROINFONEWS.COM | BANDA ACEH – Satya Gatra adalah Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) yang dikelola oleh BKKBN. Satya Gatra menyediakan berbagai layanan konsultasi dan konseling keluarga, termasuk program terkait keluarga berencana (KB) dan penanganan stunting.
Oleh sebab itu, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., beserta jajarannya menyambut baik kunjungan Tim OPD KB Aceh dalam Program Satya Gatra BKKBN Provinsi Aceh.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Adtya Maulana dibarengi pembacaan doa sebagai bentuk pembukaan yang khidmat dan penuh berkah.
Kata pengantar disampaikan oleh Kasi Pembinaan, Sulaiman, S.H., menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan karakter anak binaan.
Sambutan dari Kepala OPD KB Provinsi Aceh yang diwakili oleh Sekretaris, Ihya, S.E., M.M., yang menjelaskan mengenai program sosialisasi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera serta tujuan dari kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kesiapan sosial anak binaan.
Sementara Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Tim dari BKKBN Provinsi Aceh. Beliau menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk karakter dan kesiapan sosial anak binaan, serta berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif berkelanjutan.
Penyampaian materi bertema Pembentukan Karakter dan Mental Anak oleh Psikolog Ibu Wenny Aidina, S.Psi., M.Psi., yang memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya ketahanan psikologis bagi anak yang berhadapan dengan hukum.
Materi lanjutan dengan topik Titik Balik: Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri disampaikan secara interaktif oleh Ananda Derli Andika Setianto dan rekan-rekan dari Forum Genre Provinsi Aceh, diselingi dengan sesi ice breaking yang membuat suasana menjadi lebih hidup dan partisipatif.
Kegiatan ini diakhiri dengan berfoto bersama dengan pose 3 jari sebagai simbol yang digunakan dalam program GenRe (Generasi Berencana) dari BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) melambangkan penolakan terhadap tiga hal, yaitu seks bebas (free sex), HIV/AIDS, dan narkoba (NAPZA). Giat diikuti oleh seluruh Anak Binaan LPKA Kelas II Banda Aceh. Pelaksanaan difasilitasi oleh Bidang Pembinaan dan diawasi oleh petugas regu pengawasan. Secara umum kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan kondusif.
Harapan dari kegiatan ini adalah agar Anak Binaan dapat lebih memahami pentingnya nilai-nilai keluarga, mampu membentuk karakter positif, serta memiliki kesiapan mental dan sosial yang baik untuk menjalani kehidupan di masa mendatang setelah selesai menjalani masa pembinaan.(FAHRUL)

