METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Geuchik Gampong Lhok Bani, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa Provinsi Aceh, dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum Geuchik Gampong Lhok Bani Yusri, untuk memasukan warga kerja di PT Yakult yang berada di Gampong Lhok Bani.
Informasi yang dihimpun dari rapat Tuha Peut Gampong Lhok Bani, Geuchik Yusri. Dalam modusnya diketahui meminta uang sebesar Rp5 juta sampai dengan Rp7 juta perorang untuk mendapatkan pekerjaan di PT Yakult tersebut.
Bahkan dari informasi dikumpulkan sudah banyak orang dimasukkan kerja di PT Yakult yang telah dimintai dan membayar sebesar Rp5 juta sampai Rp7 juta tersebut. Ulah Geuchik Yusri yang meminta uang jasa itu, kini menjadi perbincangan di lingkungan Gampong Lhok Bani.
Menurut, Tuha Peut selama ini Geuchik Yusri, kuat melakukan intervensi terhadap PT Yakult untuk menggonta-ganti pekerja, seperti terjadi terhadap pemecatan Syahril, Yusri meminta kepada PT Yakult untuk mengeluarkan Syahril, dan akan menggantikan orang lain yang diduga sudah dimintai uang Rp5 juta,” sebut Tuha Peut Lhok Bani.
Di tambahkan Tuha Peut, Selama ini Kepala Gudang PT Yakult yang berada di Gampong Lhok Bani, hanya mendengarkan apa yang disampaikan Geuchik Yusri saja,’ ungkapnya.
Kepala Gudang PT Yakult kepada media, Sabtu (11/05/2024), membenarkan selama ini karyawan di PT Yakult berada di Lhok Bani, Geuchik yang masukan,’ katanya.
Adapun karyawan yang dimasukkan diminta uang oleh Geuchik, diri nya mengaku tidak mengetahui silahkan tanyakan ke Pak Geuchik,” ujarnya.
Kepala Gudang PT Yakult meminta kepada wartawan kalau hendak konfirmasi tentang karyawan silahkan datang ke kantor, hari ini tidak bisa menjawab karena hari libur,” ujarnya lagi dengan mematikan teleponnya.
Sementara sampai berita ini terbitkan, belum mendapatkan tanggapan dari Geuchik Lhok Bani Yusri.
Adapun nomor WhatsApp yang ada pada media ini sudah diblokir oleh Geuchik Yusri.(DANTON) Kaperwil Aceh

