METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Masyarakat Gampong Kuala Langsa, kecewa terhadap (CV) Tutoh Enja, sebagai pelaksana proyek yang melakukan kegiatan penimbunan halaman SDN 9 Kuala Langsa asal jadi, dan syarat akan indikasi Korupsi. Penimbunan halaman SDN 9 Kuala Langsa menggunakan anggaran APBK tahun 2024 itu berada di Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa Provinsi Aceh.
Kekecewaan masyarakat, dikarenakan realisasi pekerjaan penimbunan halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 9 Kuala Langsa tidak maksimal, diduga tidak sesuai dengan nilai anggaran yang dikucurkan. Penimbunan halaman sekolah SDN 9 Kuala Langsa menggunakan tanah tersebut juga tidak dilakukan pemadatan menggunakan alat berat.
Informasi dirangkum MetroInfonews.com, Rabu (26/06/2024) dari beberapa masyarakat di Gampong Kuala Langsa, yang tidak mau sebutkan namanya di media ini mengatakan, anggaran untuk penimbunan halaman sekolah SDN 9 Kuala Langsa sebesar Rp. 92.917.909 juta, namun realisasi proyek penimbunan tersebut, jauh dari harapan serta diduga kuat tidak sesuai dengan ketentuan pelaksanaan penimbunan dalam kontrak kerja.

“Pekerjaan penimbunan halaman sekolah tersebut terkesan asal jadi. Dikerjakan oleh CV. Tutoh Enja,” ungkap warga.
Sambung masyarakat yang merasa kesal, karena pekerjaannya amburadul dan penimbunan tanah tidak dipadati menggunakan mesin giling wales (alat berat). Halaman sekolah ini tidak rata timbunan tanahnya. Begitu juga dengan ketebalan timbunan turut dipertanyakan.
Parahnya lagi, kata warga sebagian tanah timbunan tersebut ditimbun di atas coran semen terdapat lapangan voli, tidak dilakukan penghancur terlebih dahulu langsung di timbun dengan tanah.

“Kami serahkan permasalah ini kepada penegak hukum, itupun kalau penegak hukum mau mengusut tentang dugaan Korupsi anggaran yang digunakan kegiatan penimbunan halaman sekolah tanah ini,” ungkap warga lagi.
Elisuddin selaku Geuchik Gampong Kuala Langsa kepada media mengaku, tidak mengetahui siap kontraktornya yang mengerjakan proyek penimbunan halaman sekolah SDN 9 Kuala Langsa, dari pihak kontraktor tidak pernah melapor dan bertemu dengan saya, yang ada hanya kepala sekolah pernah menyampaikan kepada saya, disekolah ada pekerjaan penimbunan halaman sekolah,” ucapnya.
Terpisah, Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Indrana Syahputra, SE yang dikonfirmasi mengaku, mengetahui di SDN 9 Kuala Langsa ada pekerjaan proyek penimbunan halaman Sekolah, namun secara teknis yang mengetahui di lapangan PPTK dalam hal ini Ibu Erni,’ ujarnya sambil mengarahkan awak media untuk bertemu Ibu Erni.

Erni, selaku Pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan (PPTK) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa yang juga sebagai Sekretaris yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya belum pernah turun ke lokasi, jadi belum mengetahui sudah sampai dimana pekerjaannya,” katanya.
Kemudian Awak media pertanyakan, siapa kontraktor yang mengerjakan proyek timbunan halaman sekolah tersebut, Erni mengaku tidak mengetahui disapa kontraktor nya,” ungkap nya lagi.
Sampai berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari Kontraktor sebagai pelaksana proyek timbunan halaman sekolah SDN 9 Kuala Langsa, yang diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi.(DANTON) Kaperwil Aceh

