METROINFONEWS.COM | ACEH TIMUR – Galian C di Gampong Seuneubok Tuha Dua, wilayah Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur sudah sangat meresahkan masyakarat. Aktivitas ini sudah lama dan tidak memiliki izin.
Pemantauan dan Pengamatan media MetroInfonews.com di lapangan menyebutkan bahwa, Galian C liar di Gampong Seuneubok Tuha Dua, diduga tidak mengantongi ijin sama sekali.
Tim awak media menyaksikan langsung, pada, Senin (25/3/2024) aktivitas Galian C liar dengan menggunakan alat berat unit excavator (Beko). Sedangkan di lapangan tampak beberapa dump truk sebagai sarana eksploitasi tanah urug keluar dari lokasi Tambang. Tim juga menduga bahan bakar alat berat yang digunakan jenis solar bersubsidi.
Kegiatan Galian C Ilegal ini sudah beroperasi sejak lama, dan tak ada penindakan.
Menurut salah satu warga setempat diseputaran Tambang, dengan adanya aktivitas penambangan tersebut masyarakat merasa terganggu.
“Bagaimana tidak tau Oknum Polsek Darul Aman sedangkan lokasi tambang itu hanya berjarak kurang lebih 3 kilo aja dengan kantor Polsek Darul Aman Apalagi oknum Babinkamtibmas jelas tau. Tapi aneh, jelas ada unsur pidana tapi tidak di laporkan atau di tindak. Kami tidak mau berandai-andai, tentunya ada dugaan kuat oknum juga terkondisi dengan baik”, ujar warga yang tidak mau di sebutkan namanya kepada awak media.
Warga berharap, semoga pihak aparat penegak hukum Polres Aceh Timur dan penegak Hukum Polda Aceh menghentikan kegiatan pertambangan Ilegal yang ada di Gampong Seuneubok Tuha Dua, agar kami para warga tidak terganggu dengan aktivitas mobil galian tersebut dan pastinya jalan Gampong kami agar tidak semakin rusak parah,” sebutnya.
Sementara salah seorang mengaku pihak lapangan kepada awak media mengatakan, ini alat berat ekskavator dan mobil dump truck punya nya Azhari alias H. Maop dan yang bertanggung jawab Bang Muhammad Nazir atau akrab disapa Bang Dir,” katanya yang enggak menyebutkan namanya.
Masih di lokasi tambang galian C, tak lama berselang Bang “Dir” menghubungi awak media melalui handphone supir dump truck menyampaikan kalau dari media nanti kita ketemu, “ini saya masih diluar,” ujarnya.
Iya juga meminta kepada awak media nanti pukul 03.00 Wib, kita ketemu di Idi cut, dan memperbolehkan mengambil nomor telepon nya sama supir dump truck dan menghubungi nya nanti.
Namun, disayangkan sampai waktu yang diminta untuk ketemu awak media dan mencoba menghubungi Bang Dir, tidak mengangkat telepon. Berulang kali media menghubungi bukan malah diangkat telepon nya, justru telepon nya di matikan dan diduga Bang Dir menghindar dari awak media.
Ditempat terpisah media ini mencoba mengkonfirmasi Kapolsek Daru Aman, Iptu Samsul Bahri melalui pesan WhatsApp mengatakan, Terima kasih infonya..akan kita tidak lanjut,” katanya.
Sementara ada tudingan Kapolsek ikut kerja sama dalam Galian C yang diduga tidak memiliki izin, Kapolsek membantah tidak ada,” tulisnya melalui pesan yang dikirimkan kepada media ini.(DANTON) Kaperwil Aceh

