METROINFONEWS.COM ][ TAKALAR – Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 31 Takalar, Susanti, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas hadirnya Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Takalar.kamis 7/5/2026.

Menurutnya, program tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan biasa, melainkan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat miskin dan miskin ekstrem.
Susanti menegaskan, Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus, menunjukkan komitmen besar dalam menjemput langsung program nasional tersebut agar dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Ini bukan program biasa.Bapak Bupati benar-benar memperjuangkan dan menjemput program ini demi masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujar Susanti.
Ia menyebut, Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi banyak keluarga yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan berkualitas. Program yang diinisiasi pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI itu dinilai mampu menjadi solusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Kabupaten Takalar sendiri menjadi salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang masuk tahap awal pelaksanaan Program Sekolah Rakyat.
Pemerintah daerah bersama Kementerian Sosial RI terus mematangkan kesiapan sarana, tenaga pendidik, hingga proses penerimaan siswa dari berbagai kecamatan.
Untuk sementara, SRMP 31 Takalar menempati gedung UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Takalar dengan jumlah siswa sebanyak 75 orang yang berasal dari 10 kecamatan.
Sementara untuk jenjang Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 27 Takalar, proses pembelajaran dipusatkan di Sentra Pangurangi Takalar.
Susanti mengaku terharu karena selama bertahun-tahun dirinya menyaksikan banyak anak dari keluarga kurang mampu terpaksa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Berkat bantuan pemerintah pusat bekerjasama dgn pemerintah kabupaten takalar, Kehadiran Sekolah Rakyat, kata dia, menjadi jawaban atas keresahan masyarakat kecil yang selama ini mendambakan pendidikan gratis dan berkualitas.
Sekarang anak-anak dari keluarga miskin punya kesempatan yang sama untuk belajar, tinggal di asrama, makan, dan mendapatkan pendidikan yang layak tanpa membebani orang tua,”ujar susanti.
Program Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, keterampilan hidup, serta pembinaan mental dan kepemimpinan siswa. Pemerintah berharap lulusan Sekolah Rakyat nantinya mampu menjadi generasi unggul yang dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka.
Selain itu, proses seleksi siswa dilakukan secara ketat dengan mengutamakan keluarga miskin dan miskin ekstrem berdasarkan data pemerintah agar program benar-benar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Susanti,selaku kepala sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat di Takalar, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Takalar, tenaga pendidik, hingga masyarakat.
“Kami berharap program ini terus berlanjut dan menjadi harapan baru bagi anak-anak Takalar untuk meraih masa depan yang lebih baik dan keluar dari lingkaran kemiskinan,” tutupnya. (Darwis Tompo)

