METROINFONEWS.COM | TAKALAR, Galut —– Desa Sampulungan adalah salah satu desa yang terletak di daerah pesisir Kabupaten Takalar yang berada di kecamatan Galesong Utara, Pekerjaan masyarakat di desa ini mayoritas adalah nelayan mulai dari nelayan perahu kecil hingga Nelayan kapal besar.
Yang Menarik di desa Sampulungan ini adalah masih melekatnya budaya Gotong Royong, seperti yang terpantau oleh media saat jalan – jalan ke desa ini adalah adanya Budaya Gotong Royong ” ABBESO’ JOLLORO’ ” (Menarik Kapal) yang dilakukan secara manual dengan menggunakan Tali Tambang dan ditarik secara bersama-sama oleh warga.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat yang berprofesi Nelayan saja tapi antusias dan solidaritas dari warga lain utk membantu sangat tinggi karena bahkan Kepala desa H.Sangkala Sikki turut ikut serta dalam kegiatan ini bersama kepala dusun dan salah satu anggota BPD
Menurut H. Sangkala Selaku Kepala Desa (Kades Sampulungan) Budaya Gotong royong ini sudah Dari dulu ada sejak nenek moyang kita yang memang mengedepankan rasa solidaritas yang tinggi sebagai seorang pelaut,dan itu di wariskan ke generasi selanjutnya seperti yang saat ini kami sedang lakukan, “Terangnya
“Nilai Budaya Gotong Royong ini harus kita pertahankan di desa Sampulungan, karena selain sebagai ajang silaturahmi juga dapat meningkatkan kebersamaan dalam membantu masyarakat khususnya pada saat kegiatan ABBESO’ JOLLORO’ (Menarik Kapal) seperti ini”. Tutur H.Sangakala Sikki (Kepala Desa Sampulungan).
Hal senada juga disampaikan oleh Dg.Naba salah satu anggota Badan Permusyawatan Desa (BPD) dan berharap semoga kedepannya kita bisa bersama – sama memikirkan untuk membuat tekhnologi yang tepat guna untuk menarik kapal sehingga bisa lebih memudahkan Nelayan.” Tutup Dg.Naba sapaan akrabnya.(Fahar) Adm : Salman Sitaba

