Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Barcode BBM Diduga Jadi Lahan Bisnis Oknum di Takalar, Masyarakat Keluhkan Pola Pungli

Juni 21, 2026

Klarifikasi Resmi Lapas Kelas I Makassar: Insiden Perkelahian Tidak Terkait Narkoba

Juni 20, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Tekankan Pentingnya Sinergi Aparat Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik.

Juni 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Barcode BBM Diduga Jadi Lahan Bisnis Oknum di Takalar, Masyarakat Keluhkan Pola Pungli
DAERAH

Barcode BBM Diduga Jadi Lahan Bisnis Oknum di Takalar, Masyarakat Keluhkan Pola Pungli

RuslanBy RuslanJuni 21, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TAKALAR – Mekanisme baru yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Pertanian terkait penggunaan barcode untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kini menuai sorotan tajam. Alih-alih menjadi solusi untuk menekan penyalahgunaan BBM, kebijakan ini diduga kuat dimanfaatkan oleh oknum tertentu sebagai ladang bisnis baru untuk meraup keuntungan pribadi.

Berdasarkan investigasi dan informasi yang dihimpun oleh media pada Jumat (19/06/2026), mencuat dugaan adanya praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pengurusan barcode tersebut.

Seorang sumber yang identitasnya enggan dipublikasikan membeberkan bahwa masyarakat yang ingin mendapatkan barcode tanpa harus melalui proses yang rumit dan berbelit-belit cukup membayar sejumlah uang kepada oknum tertentu.

“Bagi warga yang tidak ingin repot, mereka cukup membayar antara Rp100.000 hingga Rp250.000. Tarif tersebut dipatok tergantung pada jumlah liter kuota BBM yang tertera di dalam barcode,” ungkap sumber tersebut.

Kondisi ini memicu keresahan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat Takalar. Muncul dugaan bahwa prosedur pengurusan sengaja dibuat rumit, dan menyusahkan agar masyarakat merasa jenuh. Pada titik jenuh itulah, masyarakat akhirnya terpaksa memilih jalur instan yang diduga telah “dipola” oleh para oknum agar mereka mau membayar demi kemudahan.

Fenomena ini semakin memperpanjang daftar buruk pelayanan publik di Kabupaten Takalar. Berbagai isu miring terkait pengurusan dokumen dan bantuan sosial seolah dirancang untuk menjadi pundi-pundi rupiah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab.

Beberapa sektor pelayanan di Takalar yang kerap diterpa isu serupa antara lain: Pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), Sistem Distribusi Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Pengurusan BPJS, Penerbitan Surat Tanah, Pengurusan Barcode BBM Bersubsidi

Masyarakat mendesak pihak otoritas terkait, termasuk aparat penegak hukum dan inspektorat daerah, untuk segera turun tangan mengusut tuntas dugaan komersialisasi barcode BBM dan carut-marut pelayanan publik ini demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih di Kabupaten Takalar.

Pihak media akan terus berupaya memantau dan menghimpun perkembangan informasi dari otoritas terkait.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleKlarifikasi Resmi Lapas Kelas I Makassar: Insiden Perkelahian Tidak Terkait Narkoba

Berita Terkait:

HUKUM Juni 20, 2026

Klarifikasi Resmi Lapas Kelas I Makassar: Insiden Perkelahian Tidak Terkait Narkoba

Juni 20, 2026 HUKUM
DAERAH Juni 20, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Tekankan Pentingnya Sinergi Aparat Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik.

Juni 20, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 17, 2026

Pendopo Rayon Takalar Gelar Asesmen Tes Wawancara Persiapan Seleksi Penerimaan Taruna/Taruni Tahun 2026/2027.

Juni 17, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.