Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026

Progres Cepat dan Humanis, Polsek Pujananting Amankan ODGJ Demi Keselamatan warga.

April 23, 2026

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»AMBAE : Penting Perda KLA Bantaeng Diberi Ruang Jurnalis Ramah Anak
DAERAH

AMBAE : Penting Perda KLA Bantaeng Diberi Ruang Jurnalis Ramah Anak

By Februari 8, 2020Updated:Februari 8, 2020Tidak ada komentar4 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bantaeng | Focus Group Discussion (FGD) Assesment dalam rangka Penyusunan Naskah Akdemik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Bantaeng, Kegiatan ini berlangsung selama sehari di Jalan Bungung Barania, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Minggu (08/02/20)

Manager AMBAE, Abdul Azis, S.IKom yang mengikuti kegiatan tersebut dan merupakan satu dari puluhan peserta FGD, yang mengklaim diri Pemerhati Anak dan Perempuan. Hadir atas undangan resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDPPPA) Kabupaten Bantaeng.

Di Pusat Kreatifitas Anak KOMPLEN (Komunitas Pakampong Tulen) itu, dia berbicara banyak terkait peranan Jurnalis ataupun Pekerja Media. Diharapkannya agar Perda yang akan diterbitkan nanti dapat mengakomodir kepentingan Jurnalis, terutama Jurnalis Ramah Anak.

“Harapan kami di AMBAE agar Perda KLA nantinya tidak melupakan Jurnalis atau sebut saja Wartawan atau Pers dan beragam istilah lainnya. Jurnalis Ramah Anak harus bisa terekam dengan jelas di naskah Perda itu yang kemudian berlanjut dengan Peraturan Bupati dan seterusnya”, pinta Azis.

Peranan yang dimaksudkan, bagaimana Pemerintah dapat bersinergi dengan Pilar kelima dari negara ini yakni Pers. Sehingga terjadi simbiosis mutualisme, bukan sekedar memanfaatkan Jurnalis dan medianya sebagai alat publikasi.

“Target Saya, ke depan berita yang sifatnya edukasi mendominasi pemberitaan. Misalnya ketika terjadi kasus anak, harusnya muncul juga berita tentang cara menekan angka pernikahan anak, bagaimana dampak tawuran ataupun tutorial mengantisipasi kenakalan anak”, paparnya.

Peran media tidak bisa dipungkiri memberi dampak besar terhadap perubahan mindset yang akan mengarah pada kualitas pembangunan karakter anak. Pembaca kata Azis, bukan lagi kalangan dewasa saja, namun anak pun telah berbaur yang membuatnya rentan.

“Jurnalis Ramah Anak solusi yang mungkin bisa kita aplikasikan saat ini. Kenyataan mempertontonkan pada kita jika ada pemberitaan yang justru meninggikan derajat pelaku kekerasan pada anak, sementara korban justru ditekan dalam berita itu baik di judul maupun isi berita”, jelas Azis.

Karenanya penting untuk menggaet Jurnalis bersinergi dengan Pemerintah melalui OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta Lembaga dan Organisasi Pemerintah yang ada. Tentu kata dia, ada ruang kerja sama apik didukung penganggaran yang jelas agar tidak lagi tercermin kesan adanya upaya breidel kepada Pers atau justru kecurigaan Pekerja Media terhadap Pemerintah yang menutup diri dan tidak transparansi.

Terkait pemberitaan, Pemerintah disebutnya amat butuh. Terlebih saat ini sebagian besar penilaian kinerja, utamanya kebijakan dari pusat mempersyaratkan adanya lampiran berita pada kegiatan dimaksud.

“Sama halnya dengan penilaian Kabupaten Layak Anak, untuk meraih nilai di tiap indikator, diminta adanya link berita ataupun dokumentasi lembaran koran. Ini menguatkan kegiatan yang dilaksanakan di daerah benar-benar ada”, ucap dia.

Dirinya juga membeberkan jika pernah melakukan pertemuan terbatas dengan beberapa Jurnalis di Jakarta agar Jurnalis Ramah Anak itu diwujud nyatakan dari pusat ke daerah melalui dukungan penuh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPA RI).

Alhasil, di Peringatan Hari Anak Nasional di Makassar tahun 2019 telah dilaunching Jurnalis Ramah Anak. Azis pun berharap daerah menyikapi, demikian halnya para Jurnalis dapat mengawal kebijakan itu.

Hal itu kemudian direspon St Ramlah selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perli dungan Anak (P3A) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDPPPA) Kabupaten Bantaeng. Disampaikan bahwa pihaknya menyiapkan strategi untuk mengakomodir adanya Jurnalis Ramah Anak.

“Menarik sekali bagi kami, Jurnalis Ramah Anak ini penting untuk meminimalisir dampak berita yang arahnya malah tidak responsif terhadap korban kekerasan anak”, tuturnya.

Senada itu, Fajri selaku Advokat mengatakan pemberitaan yang mengangkat citra pelaku kekerasan pada anak dapat mempengaruhi kondisi psikologi korban. Dan pelaku akan merasa semakin hebat dengan tindakan negatifnya.

“Semisal ada berita, Seorang Pelajar Mengagahi Enam Bocah. Penggunaan kata menggagahi menempatkan pelaku sebagai seseorang yang keren atau luar biasa”, ujar dia.

Sementara itu, Konsultan Pendamping dari Yayasan BaKTI (Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia), Muhammad Taufan yang didaulat sebagai Narasumber FGD menegaskan bahwa masukan dari Manager AMBAE bisa diakomodir ke dalam naskah akademik Ranperda KLA. Meski begitu, tahapan lahirnya Perda masih relatif panjang termasuk Konsultasi Publik untuk mendengar pendapat seluruh elemen di Bantaeng.

“Naskah akademik Ranperda Kabupaten Layak Anak ini kita harapkan sudah ada hasilnya dalam waktu dekat. Mudah-mudahan Saya bisa diberi waktu sampai Rabu mendatang Saya susun dan teruskan ke kak Rara”, ucap Taufan.

Oleh P3A, Taufan dipercayakan sebagai Konsultan Pendamping. Sedangkan mitra utama penyusunan naskah akademik itu jatuh ke tangan Bonthain Institute yang digawangi Rahman Ramlan (Rara) sebagai Direktur.

Penting pula dipahami jika Ranperda yang akan melahirkan Perda KLA itu sedianya akan diinisiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng. Betapa tidak, P3A Bantaeng telah menginisiasi peraturan ini sejak sekitar 5 tahun silam, namun belum menuai hasil karena keterbatasan anggaran. (*)

Laporan ; Burhanuddin Alpharabi

AMBAE : Penting Perda KLA Bantaeng Diberi Ruang Jurnalis Ramah Naka
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleP3A Bantaeng Segera Wujudkan Ranperda KLA
Next Article Bersama Dandim Kapolres Pangkep Bagikan Al Qur’an Untuk Jama’ah Mesjid

Berita Terkait:

DAERAH April 26, 2026

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026 DAERAH
DAERAH April 23, 2026

Progres Cepat dan Humanis, Polsek Pujananting Amankan ODGJ Demi Keselamatan warga.

April 23, 2026 DAERAH
HUKUM April 21, 2026

Alibi “Candaan” Klarifikasi HM Soal Fee Proyek KDKMP, RHUKI Endus Aroma Intervensi, Pelanggaran Hukum.

April 21, 2026 HUKUM
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.