Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gelar Webinar Nasional Peringati Hari Kartini 2026, KKTP Hadirkan Tokoh Nasional dan Akademisi.

Mei 3, 2026

Kepsek UPT SDN 175 inpres Bonto Baddo, Hardiknas 2026, Pendidikan Takalar Semakin Bermutu.

Mei 3, 2026

SD Inpres Topejawa, Hardiknas 2026 Mutu Pendidikan Takalar Semakin Meningkat.

Mei 3, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Aksi Mahasiswa Bulukumba di Kejati Sulsel: Bongkar Dugaan Korupsi dan Kelalaian MBG
HUKUM

Aksi Mahasiswa Bulukumba di Kejati Sulsel: Bongkar Dugaan Korupsi dan Kelalaian MBG

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaOktober 2, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM |Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) Komisariat Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kamis (02/10/2025).

Dalam aksinya, mereka mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dan kelalaian dalam penyediaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan di sekolah-sekolah wilayah Kabupaten Bulukumba.

Aksi tersebut diwarnai dengan orasi bergantian dari mahasiswa. Mereka menegaskan bahwa program MBG sejatinya adalah program strategis yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelajar dari keluarga tidak mampu.

Namun, dugaan adanya ulat dalam makanan yang dikonsumsi siswa di Kecamatan Kajang menjadi sorotan serius karena dinilai telah mencederai tujuan mulia program pemerintah tersebut.

“Program MBG adalah hak dasar siswa, bukan komoditas untuk dikorupsi atau disepelekan. Kami minta aparat hukum segera memeriksa penyedia jasa makanan yang diduga lalai hingga makanan berulat sampai ke tangan anak sekolah,” tegas Heriawan, salah satu jenderal lapangan aksi KKMB.

Dalam pernyataan sikap resminya, KKMB menyampaikan tujuh poin desakan, di antaranya:

1. Meminta Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel menghentikan sementara distribusi MBG hingga ada jaminan keamanan pangan yang jelas.
2. Menuntut pihak penyedia MBG bertanggung jawab penuh dan menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada masyarakat.
3. Mendesak pemerintah daerah maupun pusat melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas pihak yang lalai sesuai UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
4. Menolak segala bentuk pembiaran yang membahayakan kesehatan siswa.
5. Menuntut BGN segera memberhentikan permanen yayasan penyedia jasa makanan bergizi di Kajang.
6. Mendesak aparat penegak hukum memeriksa pemilik yayasan penyedia makanan bergizi gratis atas dugaan penyediaan makanan tak layak konsumsi.

Dalam kesempatan terpisah, Kasipenkum Kejati Sulsel, Soetarmi, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini apabila ada instruksi langsung dari Presiden maupun Kejaksaan Agung. “Jika sudah ada perintah resmi, tim Kejati Sulsel siap melakukan investigasi,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut menuai kritik dari sejumlah mantan aktivis, termasuk eks Ketua KKMB Unismuh, Yurdinawan, yang menilai komentar itu tidak profesional dan tidak mencerminkan semangat aparat penegak hukum dalam melindungi hak dasar masyarakat.

KKMB menegaskan bahwa aksi mereka bukan sekadar bentuk perlawanan, tetapi wujud kepedulian terhadap kesehatan generasi penerus bangsa. Mereka berjanji akan terus mengawal persoalan ini hingga keadilan ditegakkan.

“Kami tidak ingin kasus ini berlalu begitu saja. Ini menyangkut masa depan anak-anak Bulukumba. Jangan sampai program yang seharusnya menyehatkan justru membawa penyakit,” tutup Heriawan dalam orasinya.(/*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleLPK-RI Sulsel Ancam Gugat BIWI Bali ke PN Denpasar Terkait Dugaan Sertifikat Ilegal
Next Article Pengabdian Luar Biasa, Pangdivif 3 Kostrad Terima Bintang Yudha Dharma Pratama

Berita Terkait:

DAERAH Mei 3, 2026

Gelar Webinar Nasional Peringati Hari Kartini 2026, KKTP Hadirkan Tokoh Nasional dan Akademisi.

Mei 3, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 3, 2026

Kepsek UPT SDN 175 inpres Bonto Baddo, Hardiknas 2026, Pendidikan Takalar Semakin Bermutu.

Mei 3, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 3, 2026

SD Inpres Topejawa, Hardiknas 2026 Mutu Pendidikan Takalar Semakin Meningkat.

Mei 3, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.