METROINFONEWS.COM ][ TAKALAR – Reuni 40 Tahun Alumni Teknik Elektro Angkatan 1986 Universitas Hasanuddin (Unhas) berlangsung dengan cara yang berbeda dan sarat makna. Tidak sekadar menjadi ajang mempererat silaturahmi setelah empat dekade, para alumni bersama Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menggelar aksi konservasi dengan melepas 1.000 ekor burung di kawasan wisata Pulau Sanrobengi, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekowisata di Kabupaten Takalar.
Pelepasan 1.000 ekor burung ini merupakan tahap awal dari program konservasi yang menargetkan pelepasan sekitar 10.000 ekor burung secara bertahap di Pulau Sanrobengi. Adapun jenis burung yang dilepas antara lain burung jalak, caroco, parkit, pipit, serta beberapa jenis burung lainnya yang akan dilepas pada tahap berikutnya.
Melalui program ini, diharapkan keanekaragaman hayati di Pulau Sanrobengi semakin terjaga, ekosistem menjadi lebih seimbang, serta kawasan tersebut berkembang sebagai destinasi wisata berbasis konservasi.
Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Alumni Teknik Elektro 86 Unhas dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mempromosikan potensi wisata daerah.
“Pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Melalui pelepasan burung ini, kita ingin menciptakan keseimbangan ekosistem sekaligus menjadikan Pulau Sanrobengi sebagai destinasi wisata yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga kaya akan keanekaragaman hayati,” ujar Daeng Manye.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kemampuan menjaga kelestarian alam sebagai aset utama daerah.
“Pariwisata yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan upaya konservasi. Alam yang terjaga akan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan sekaligus warisan berharga bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Kegiatan pelepasan burung ini turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, sejumlah camat, kepala desa, serta ratusan peserta Reuni 40 Tahun Alumni Teknik Elektro 86 Unhas yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Pulau Sanrobengi.
Selain menikmati panorama laut yang memukau, para peserta juga menyaksikan langsung potensi besar Pulau Sanrobengi sebagai kawasan wisata bahari yang dipadukan dengan konsep konservasi alam.
Ke depan, Pulau Sanrobengi diharapkan berkembang menjadi ikon ekowisata Kabupaten Takalar, di mana wisatawan tidak hanya menikmati keindahan pantai dan laut, tetapi juga dapat melihat berbagai jenis burung hidup bebas di habitat alaminya.
Melalui semangat kebersamaan yang terjalin dalam Reuni 40 Tahun Teknik Elektro 86 Unhas, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.
Sinergi antara pemerintah daerah, alumni perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan Pulau Sanrobengi sebagai destinasi wisata konservasi yang membanggakan Kabupaten Takalar.( D T )

