Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan

April 30, 2026

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan
DAERAH

Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan

RuslanBy RuslanApril 30, 2026Updated:April 30, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Bongkar dana program usaha agribisnis pedesaan rugikan negara dan petani sumber anggaran APBN

TAKALAR – Dugaan raibnya anggaran Program Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) di Kabupaten Takalar kini menjadi sorotan tajam. Program yang seharusnya menjadi napas baru bagi ekonomi desa tersebut disinyalir tidak dikelola sesuai peruntukannya, bahkan jejak sirkulasi dananya kini dipertanyakan.

Berdasarkan keterangan dari salah satu penyuluh lapangan yang meminta identitasnya dirahasiakan, dipastikan bahwa hampir seluruh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Takalar telah menerima kucuran dana PUAP.

Masing-masing Gapoktan mendapatkan alokasi sebesar Rp100.000.000 (Seratus Juta Rupiah) yang bersumber dari anggaran negara, kalau tidak salah ingat sekitar tahun 2011. Dana tersebut sejatinya diperuntukkan sebagai dana bergulir, modal usaha bagi petani di tingkat desa guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Meski dana telah dikucurkan, realita di lapangan menunjukkan kondisi yang berbanding terbalik. Keberadaan dana tersebut kini “tidak diketahui rimbanya”. Hal ini memicu kekhawatiran besar bahwa anggaran hanya dinikmati oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Ini adalah pelanggaran nyata yang merugikan negara dan mengkhianati hak-hak masyarakat, khususnya para petani kita yang berjuang di garda terdepan ketahanan pangan,” ujar salah satu aktivis peduli pertanian di Takalar.

Tuntutan Aktivis: Dorong Audit dan Pemanggilan.

Merespons mandeknya transparansi anggaran ini, salah satu aktivis mendesak langkah konkret dari instansi berwenang. Poin-poin tuntutan yang diajukan meliputi:

1. Audit Dokumen: Mendesak pihak terkait untuk segera mengumpulkan kembali dokumen administrasi dan laporan pertanggungjawaban dari seluruh Gapoktan penerima bantuan.

2. Pemanggilan pengurus Gapoktan: Meminta pihak Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar untuk memanggil pengurus Gapoktan untuk memberi penjelasan transparan serta pengawasan distribusi dana tersebut.

3. Pelibatan APH dan APIP: Mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.

4. Keterlibatan Masyarakat & LSM: Mengajak seluruh elemen masyarakat dan LSM untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

Demi Kesejahteraan Petani

Langkah tegas ini diambil bukan sekadar untuk mencari kesalahan, melainkan demi tegaknya aturan dan pengembalian potensi kerugian negara. Fokus utamanya adalah mengembalikan hak petani pedesaan agar dana stimulan tersebut benar-benar dapat dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk memperkaya oknum tertentu.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleDemi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

Berita Terkait:

DAERAH April 30, 2026

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026 DAERAH
HUKUM April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026 HUKUM
DAERAH April 29, 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.