METROINFONEWS.COM | BANDA ACEH — Dalam rangka mewujudkan pengelolaan data kepegawaian yang lebih lengkap, akurat, dan terarah, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., bersama jajaran Bidang Kepegawaian mengikuti Sosialisasi Teknis penggunaan Aplikasi SIMWAIPAS yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Senin (19/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan secara virtual dan dipusatkan di Aula Sekretariat LPKA Banda Aceh. Sosialisasi ini disiarkan langsung dari Aula Gedung Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan se-Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Ka. LPKA Banda Aceh didampingi oleh Syamsuddin selaku Kepala Subbagian Umum serta Padri Narti selaku Kepala Urusan Kepegawaian beserta staf. Seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan seksama guna memahami secara teknis penggunaan dan pemutakhiran data pada Aplikasi SIMWAIPAS.
Sosialisasi ini membahas secara detail terkait pembaruan data biodata pegawai, meliputi nama dan gelar, Nomor Induk Pegawai (NIP), TMT pangkat, TMT jabatan terakhir, unit kerja, riwayat gaji, hingga jabatan terakhir yang diemban.
Sebagaimana diketahui, SIMWAIPAS (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Pemasyarakatan) merupakan aplikasi digital yang digunakan untuk pengelolaan data kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM. Aplikasi ini memungkinkan pegawai melakukan pembaruan data secara mandiri melalui login menggunakan NIP dan password masing-masing.
Keberadaan SIMWAIPAS dinilai sangat penting dalam mendukung kelancaran administrasi kepegawaian, khususnya sebagai dasar pengusulan kenaikan pangkat, mutasi, kenaikan jenjang jabatan fungsional, serta layanan kepegawaian lainnya di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pegawai dapat memahami pentingnya pemutakhiran data secara berkala guna memastikan akurasi data kepegawaian dan mendukung sistem administrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan sosialisasi teknis tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta.(FAHRUL)
