METROINFONEWS.COM | BULUKUMBA – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Bulukumba berhasil merumuskan komitmen bersama dengan para guru, Dinas Pendidikan, dan Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk memperkuat ekosistem pendidikan daerah. Komitmen tersebut disepakati dalam forum dialog yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Kamis (27/11/2025).
Komitmen formal itu ditandatangani langsung oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Kepala Dinas Pendidikan Andi Buyung Saputra berdasarkan naskah yang diinisiasi SEMMI Bulukumba. Dokumen komitmen tersebut memuat gagasan penguatan peran sekolah dan guru, termasuk penegasan bahwa orang tua perlu memberikan kepercayaan penuh kepada pihak sekolah dalam proses pendidikan tanpa intervensi yang menghambat pembelajaran.
Ketua SEMMI Bulukumba, Andika Pratama, mengatakan bahwa rumusan gagasan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami ingin memastikan bahwa pendidikan tidak sekadar berjalan secara administratif, tetapi menjadi ruang yang aman bagi guru untuk mendidik dan bagi siswa untuk belajar. Kolaborasi dengan pemerintah daerah adalah langkah penting untuk mewujudkan hal itu,” ucapnya.
Dalam naskah komitmen tersebut, SEMMI merumuskan enam poin gagasan yang menekankan pentingnya hubungan harmonis antara sekolah, guru, dan orang tua. Beberapa di antaranya menegaskan hak otoritas sekolah dalam proses belajar-mengajar, komitmen orang tua untuk menghormati mekanisme pendidikan, serta kewajiban menjaga nama baik sekolah termasuk di ruang digital.
Kepala Dinas Pendidikan Bulukumba, Andi Buyung Saputra, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa tersebut. Ia menilai bahwa masukan SEMMI sejalan dengan arah kebijakan pendidikan daerah.
“Komitmen ini memperkuat ruang gerak guru untuk mengajar dengan lebih profesional dan kreatif. Kami mendukung penuh upaya kolaboratif semacam ini,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bulukumba H. Andi Muchtar Ali Yusuf menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap gagasan yang mendorong perbaikan tata kelola pendidikan. Ia menyebut komitmen ini sebagai langkah maju untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkarakter.
“Keberhasilan pendidikan membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah siap menindaklanjuti komitmen ini dalam kebijakan yang konsisten dan terukur serta beliau berkomitmen bahwasanya akan turun langsung ketika ada guru atau tenaga pendidi yang di diskriminasi dan krimininalisasi oleh orang tua/wali murid ketika mengenakan konsekuensi kepada murid yang melanggar aturan sekolah,” tuturnya.
Dengan adanya komitmen tersebut menjadi dasar bagi sekolah-sekolah di Bulukumba untuk membangun iklim pendidikan yang lebih kondusif dan kolaboratif. Inisiatif SEMMI Bulukumba ini dinilai sebagai bukti bahwa mahasiswa dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong perubahan konkret di sektor pendidikan.
Dengan kesepakatan itu, SEMMI Bulukumba
tidak hanya menghadirkan wacana, tetapi ikut memastikan bahwa gagasan yang dirumuskan dapat diterapkan untuk memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Bulukumba.(/*)Ir.T
