METROINFONEWS.COM | BANDA ACEH – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh terus menunjukkan komitmen dalam keterbukaan informasi publik dan pelaporan kegiatan pembinaan anak binaan. Melalui laporan resmi yang disampaikan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh, Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., melaporkan hasil publikasi kegiatan selama periode terakhir.
Dalam laporan tersebut, LPKA Banda Aceh mencatat total enam publikasi kegiatan, terdiri atas tiga publikasi di media internal dan tiga publikasi di media eksternal. Upaya ini menjadi bagian dari strategi lembaga untuk memperkuat transparansi, serta memperluas jangkauan informasi mengenai program pembinaan dan pendidikan bagi anak binaan.
Salah satu publikasi unggulan yang mendapat perhatian adalah kegiatan bertajuk:
“Mewujudkan Pendidikan Berkualitas melalui Kolaborasi dengan Kemendikdasmen RI dan Mitra Puskurjar, Jajaran LPKA Banda Aceh Siap Berkomitmen dalam Merancang dan Mengimplementasikan Kurikulum Satuan Pendidikan Khusus Bagi Anak Binaan.”
Kegiatan ini menegaskan peran aktif LPKA Banda Aceh dalam mendukung program nasional pendidikan inklusif dan pembinaan karakter anak binaan, dengan menggandeng Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen RI) serta mitra Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar).
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, menyampaikan bahwa publikasi dan dokumentasi kegiatan menjadi bagian penting dalam memastikan akuntabilitas publik dan menunjukkan sinergi lintas sektor.
“Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan melaporkan setiap kegiatan pembinaan yang bermanfaat bagi anak binaan. Publikasi ini bukan sekadar laporan, tetapi bentuk pertanggungjawaban dan motivasi bagi seluruh jajaran,” ujarnya.
Melalui berbagai kanal publikasi, baik internal maupun eksternal, LPKA Banda Aceh aktif mengangkat tema-tema pembinaan karakter, pendidikan, keagamaan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Publikasi tersebut turut disertai dengan dukungan dan penyebaran melalui tagar resmi seperti #kemenkoh2ip, #kemenimipas, #ditjenpas, #pemasyarakatan, #kanwilditjenpasaceh, dan #guardandguide, sebagai bagian dari kampanye keterbukaan dan sinergi antarinstansi.
Dengan adanya laporan publikasi ini, diharapkan kegiatan dan inovasi pembinaan anak di LPKA Banda Aceh semakin dikenal luas oleh masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga pemasyarakatan anak lainnya di seluruh Indonesia.(FAHRUL)
