METROINFONEWS.COM | ACEH TIMUR – Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Nasril Rahmad, S.E, diduga alergi terhadap wartawan ditelepon tak pernah angkat teleponnya, begitu juga pesan WhatsApp tak pernah membalas, hal tersebut tidak mengikuti pesan Kapolri.
Kepala Kepolisian Sektor Ranto Peureulak yang berada di wilayah Polres Aceh Timur Polda Aceh diduga Alergi dengan wartawan. (23/06/2025).
Pasalnya saat beberapa wartawan mengunjungi kantor Polsek Ranto Peureulak tersebut, dengan tujuan bersilaturahmi, Kapolsek tidak pernah ada di kantor/polsek.
Padahal sudah sangat jelas bahwa Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Kapolri Jendral Drs. Listiyo Sigit Prabowo, M.S.I, mengingat para anggota Polri agar tidak Alergi atau takut dengan media, justru sebaliknya media harus dijadikan mitra Kepolisian.
Kepolisian harus merubah pola pikir dan pandangannya terhadap media, bagaimana pun media membutuhkan Polri sebagai sumber informasi. Tidak ada yang perlu ditakuti dengan peran media justru sebaliknya harus mendukung media dan melindunginya.
Awak media merasa kecewa atas perilaku yang dilakukan oleh, Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Nasril Rahmad, S.E. karena tidak mencerminkan jiwa seorang pimpinan yang bisa dijadikan panutan.
Adapun melayani dengan baik, kalau dihubungi melalui telepon di angkat Hanphonenya, bila dikirim pesan WhatsApp dibalas, jangan sebaliknya ditelepon tidak pernah diangkat teleponnya di kirim pesan tidak pernah membalas.
Wartawan sejatinya berperan sebagai kontrol sosial untuk menyaring dan menjadi penjegal informasi, tapi di sayangkan Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Nasril Rahmad, S.E. tidak mengindahkan peringatan Kapolri Drs. Listiyo Sigit Prabowo, M.S.I.(FAHRUL)

