Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diduga Cair 100 Persen, Proyek Rehabilitasi Irigasi Bendungan Pammukkulu Rp29,8 Miliar Disorot, LSM Desak APH Turun Tangan.

Juni 29, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Tinjau Sejumlah Destinasi Selama Tiga Hari Berturut-turut, Tegaskan Komitmen Benahi Fasilitas Wisata.

Juni 28, 2026

Aliyah Mustika Ilham Sambut Aspirasi Persaudaraan Mitra Makassar ,Dorong Program Pemberdayaan Pengemudi Ojol.

Juni 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»TIB Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Kecamatan Bajeng
HUKUM

TIB Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Kecamatan Bajeng

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaFebruari 10, 2025Updated:Februari 10, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | Gowa – Lembaga Toddopuli Indonesia Bersatu (TIB) menyoroti dugaan praktik nepotisme dan penyimpangan penggunaan Dana Desa di Desa Tangke Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Investigasi TIB mengungkap bahwa sejumlah perangkat desa yang dipekerjakan berasal dari satu keluarga, Alias Dinasti , yang menimbulkan indikasi kuat nepotisme dalam struktur pemerintahan desa.

Dari hasil temuan, Kepala Desa Tangke Bajeng diduga melibatkan keluarga dekatnya dalam pemerintahan desa. Ketua Badan Usaha Milik Desa (BumDes) merupakan saudara kandung dan keponakannya, sementara posisi Kepala Seksi (Kasie) Pembangunan dijabat oleh anak kandungnya, dan Kasie Perekonomian dipegang oleh keponakannya.

Salah satu temuan utama TIB adalah pengalokasian Dana Desa tahap I tahun 2023 untuk proyek jalan paving block sepanjang 146 meter di Dusun Borongunti. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 146.645.500 atau di analisa sekitar Rp 1 juta per meter, yang dianggap dan Diduga tidak sesuai dengan standar harga dan berpotensi merugikan keuangan desa.

Koordinator Tim Media TIB, S.Dg .Sitaba, menyebutkan bahwa proyek tersebut mengundang tanda tanya besar. “Jika dibandingkan dengan standar harga material dan pengerjaan proyek serupa di daerah lain, angka ini terbilang sangat tinggi dan patut dicurigai adanya dugaan Pemahalan harga pada seluruh materialnya ,” ungkapnya, Senin (10/2/2025).

Selain proyek paving block, pembangunan Posyandu di Dusun Borongunti yang dibiayai dari Dana Desa 2023 juga menjadi sorotan. Dengan anggaran sebesar Rp 144.701.579, nilai pembangunan Posyandu tersebut dianggap dan disinyalir melebihi harga rumah subsidi yang seharusnya lebih besar dan memiliki spesifikasi lebih tinggi.

“Nilai anggaran sebesar itu menimbulkan dugaan pemborosan dan potensi keuntungan pihak tertentu,” tambah S.Dg.Sitaba.

Tak hanya pada proyek infrastruktur, TIB juga mengkritisi implementasi program Ketahanan Pangan (Ketapang) dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Desa Tangke Bajeng. Program-program tersebut diduga tidak sepenuhnya dinikmati oleh masyarakat desa, melainkan hanya menguntungkan perangkat desa dan orang-orang di lingkaran kekuasaan kepala desa.

TIB menyatakan bahwa mereka akan segera mengoordinasikan temuan ini dengan Inspektorat Kabupaten Gowa, termasuk laporan dari desa lain seperti Desa Paraikatte, Desa Bone, Desa Bontosunggu, dan Desa Panciro.

“Setelah ini, kami akan memasukkan laporan resmi ke Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Kejaksaan Negeri Gowa, agar temuan ini dapat ditindaklanjuti secara hukum,” tutup S.Dg.Sitaba.

Hingga berita ini di publikasikan belum ada konfirmasi dari pihak pihak terkait.(Bersambung)(Tim media TIB)

 

 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleTingkatkan Pengawasan K3, Husnul: Jangan Tunggu Korban Baru Bertindak
Next Article Siswa MUQ di Langsa Jadi Korban Pengeroyokan Teman Satu Sekolah

Berita Terkait:

DAERAH Juni 29, 2026

Diduga Cair 100 Persen, Proyek Rehabilitasi Irigasi Bendungan Pammukkulu Rp29,8 Miliar Disorot, LSM Desak APH Turun Tangan.

Juni 29, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 28, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Tinjau Sejumlah Destinasi Selama Tiga Hari Berturut-turut, Tegaskan Komitmen Benahi Fasilitas Wisata.

Juni 28, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 28, 2026

Aliyah Mustika Ilham Sambut Aspirasi Persaudaraan Mitra Makassar ,Dorong Program Pemberdayaan Pengemudi Ojol.

Juni 28, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.