Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rapat Paripurna DPRD Takalar, Ahmad Sahid Dari Fraksi Gelora Tekankan Tiga Point Krusial.

April 18, 2026

*Mengenal Lebih Dekat Astrini Syamsuddin, Penulis dengan Genre Self-Help Religius*

April 17, 2026

RHUKI Sorot PUPR Takalar Diduga Segel Masjid Dan Rumah Tahfidz VS Proyek Kopdes KDMP Kenapa Tidak Disegel?

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Tercoreng lagi . .Ada Oknum Polisi di Pulau Kayuadi Diduga Rangkap jabatan jadi Debt colector
HUKUM

Tercoreng lagi . .Ada Oknum Polisi di Pulau Kayuadi Diduga Rangkap jabatan jadi Debt colector

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaJanuari 3, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM |  Kabupaten Selayar kepulauan –Salah satu perusahaan leasing kendaraan bermotor di Kabupaten kepulauan selayar memakai tenaga oknum aparat kepolisian polsek Taka bonerate kabupaten selayar guna membantu perusahaan leasing tersebut menarik paksa sebuah kendaraan yang telah menunggak selama 7 bulan lamanya.

Hal ini membuat Institusi kepolisian kembali tercoreng. Pasalnya, salah satu anggota polsek Taka bonerate kabupaten selayar tidak mengindahkan kebijakan kapolri terkait larangan debt colector menarik paksa kendaraan bahkan oknum anggota polisi ini menyalahgunakan jabatannya dengan melakukan side job sebagai debt collector di salah satu perusahaan pembiayaan Mandala di Kabupaten selayar.

Tidak lepas dari persoalan tersebut, Oknum anggota polsek Taka bonerate diduga bekerja di luar tugas sebagai polisi tanpa sepengetahuan atasannya.

Saat di konfirmasi pihak pemilik motor ibu Nurtin warga dusun bonto Bulaeng, Desa Batang Kecamatan Taka Bonerate tidak mengetahui kalau motornya diambil oleh oknum polisi polsek tanpa menunjukkan surat sertifikat Fidusia dan tanpa kordinasi dengan pemilik motor sehingga motor milik ibu Nurtin dibawa secara paksa oleh oknum polisi tersebut pada tanggal 08/11/2024.

Iya pak saya tidak ada dirumah hanya anak saya tiba tiba datang polisi langsung ambil begitu saja tanpa pemberi tahuan dan tanpa menunjukan surat penarikan motor saya itu bukan motor curian itu motor saya yang nunggak selama 7 bulan di lising mandala

Diduga oknum polisi tersebut debt collector untuk mengejar dan menarik sepeda motor dari nasabah yang bandel membayar cicilan.“Iya, yang jalan pergi ambil motor itu polisi dari Polsek Taka bonerate.

Hal ini juga dibenarkan oleh korban,ibu Nurtin warga dusun bonto Bulaeng,Desa Batang Kecamatan Taka Bonerate yang motornya ditarik oleh oknum polisi anggota polsek Taka Bonerate

Dia mengakui terlambat membayar cicilan selama tujuh bulan karena berbagai alasan. Namun secara tak diduga ada orang yang datang mengambil sepeda motornya oknum anggota polisi polsek Taka Bonerate.

“Tetapi saya heran kenapa tak ada pemberitahuan terlebih dahulu Parahnya lagi yang mengambil motor saya ini seorang polisi di Polsek Taka Bonerate,” katanya,

Menanggapi hal tersebut, Ketua Departemen Intelijen dan Investigasi dari Lembaga Investigasi Negara Mengatakan, “Oknum anggota polisi ini telah melanggar kebijakan kapolri yang dimana debt colector tidak boleh menarik paksa kendaraan, malah anggota polisi yang jadi debt colector” , pungkasnya.

“Seharusnya anggota kepolisian jadi pelayan masyarakat, bukan menjadi pelayan pada perusahaan tertentu” , Tutupnya.(/*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticlePengobatan Alat Vital Di MEDAN Solusi Cepat, Aman, dan Terpercaya oleh H. Asep Junaedi
Next Article Insiden Laut, Delapan Orang Meninggal, Dua Puluh Selamat

Berita Terkait:

DAERAH April 17, 2026

*Mengenal Lebih Dekat Astrini Syamsuddin, Penulis dengan Genre Self-Help Religius*

April 17, 2026 DAERAH
DAERAH April 16, 2026

RHUKI Sorot PUPR Takalar Diduga Segel Masjid Dan Rumah Tahfidz VS Proyek Kopdes KDMP Kenapa Tidak Disegel?

April 16, 2026 DAERAH
DAERAH April 16, 2026

Ibu Paruh Baya Diduga Hilang di Takalar, Keluarga Harap Bantuan Pencarian.

April 16, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,909 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.