Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pasca Lebaran, Tim Orange Bersama DLHP Takalar Gelar Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Makkatang Daeng Sibali.

Mei 28, 2026

BPN KKTP Gelar Webinar Nasional Qurban Syar’i dan Sehat Sambut Idul Adha 1447 H.

Mei 23, 2026

Disdukcapil Takalar Lakukan Perekaman KTP-el Keliling untuk Pemula dan Warga Disabilitas di Pattallassang.

Mei 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»NASIONAL»Mahasiswa Kecam Tindakan Represif Oknum Polisi dalam Aksi Demonstrasi di Gowa
NASIONAL

Mahasiswa Kecam Tindakan Represif Oknum Polisi dalam Aksi Demonstrasi di Gowa

RedaksiBy RedaksiNovember 20, 2024Updated:November 20, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | Gowa – Aksi demonstrasi yang digelar oleh aliansi Masyarakat Pemerhati Demokrasi, termasuk Aspirasi Pelajar Mahasiswa Indonesia (APMI), Toddopuli Indonesia Bersatu, dan Jasperak, di depan Kantor Bawaslu Kabupaten Gowa berakhir ricuh. Seorang oknum polisi diduga melakukan tindakan represif dengan membanting salah satu demonstran hingga terjatuh ke aspal. Insiden ini memicu kemarahan sejumlah elemen mahasiswa.

Ketua APMI, Aan Duhar, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan mengecam keras tindakan oknum aparat kepolisian itu. Dalam wawancaranya pada Selasa (19/11/2024), Aan menyatakan bahwa tindakan represif tersebut telah melukai hati para aktivis yang tengah memperjuangkan hak untuk menyampaikan pendapat secara damai.

“Kami merasa prihatin dan simpati atas kejadian yang menimpa salah satu rekan kami. Aksi represif ini tidak hanya menyakiti individu, tetapi juga mencederai demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi,” ujar Aan.

Insiden bermula saat demonstran berencana membakar ban bekas sebagai simbol protes terhadap dugaan kinerja buruk Bawaslu Gowa dalam menangani laporan pelanggaran pemilu. Namun, aksi ini dihalangi aparat kepolisian. Saling rebut ban bekas antara demonstran dan polisi terjadi, hingga akhirnya salah seorang demonstran ditarik oleh seorang oknum polisi dan dibanting ke aspal.

Aan menjelaskan bahwa aksi tersebut bertujuan menyampaikan kritik atas kinerja Bawaslu yang dianggap “tidak cermat” dalam menangani laporan pelanggaran pemilu. Ia juga menegaskan bahwa tindakan represif yang dilakukan oknum polisi tersebut bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.

“Kami tidak akan gentar. Kami akan terus menyuarakan aspirasi atas bobroknya kinerja Bawaslu Gowa yang kami nilai merugikan masyarakat serta mencederai demokrasi,” tegasnya.

Aan menambahkan bahwa pihaknya berencana melanjutkan aksi demonstrasi di depan Polres Gowa untuk meminta pertanggungjawaban atas tindakan represif tersebut. Ia menyerukan agar aparat penegak hukum bertindak profesional dan melindungi hak masyarakat dalam menyuarakan pendapat.

“Meskipun kami kerap menghadapi ancaman dan tindakan kekerasan, hal ini tidak akan menyurutkan semangat kami. Ini adalah risiko perjuangan kami dalam menyuarakan keadilan,” kata Aan.

Aan juga menilai tindakan represif oknum polisi tersebut berpotensi merusak citra dan reputasi kepolisian di mata masyarakat. Ia mengingatkan bahwa aparat keamanan seharusnya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, termasuk mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasi.

“Harapan kami, pihak kepolisian introspeksi dan bertindak sesuai tugas utamanya, yaitu menjaga keamanan dan hak masyarakat, bukan sebaliknya,” tutup Aan.

Insiden tersebut menjadi sorotan publik dan diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk tetap menjunjung tinggi prinsip demokrasi serta hak asasi manusia. Baik mahasiswa maupun aparat keamanan diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif dalam menyampaikan atau mengawal aspirasi masyarakat.(SS)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleKapolsek Dewantara Gerakkan Sektor Pertanian untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan
Next Article Diduga Belum Kantongi Ijin OJK ,CV.Irsan Phone Langgar Peraturan Nomor 31/POJK.05/2016

Berita Terkait:

DAERAH Mei 28, 2026

Pasca Lebaran, Tim Orange Bersama DLHP Takalar Gelar Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Makkatang Daeng Sibali.

Mei 28, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 23, 2026

BPN KKTP Gelar Webinar Nasional Qurban Syar’i dan Sehat Sambut Idul Adha 1447 H.

Mei 23, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 22, 2026

Disdukcapil Takalar Lakukan Perekaman KTP-el Keliling untuk Pemula dan Warga Disabilitas di Pattallassang.

Mei 22, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.