METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Dampak dari Proyek Peningkatan Jalan Mukim Ali Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa, Provinsi Aceh, puluhan rumah. Masyarakat dan pedagang pun terpaksa harus menghirup udara berdebu imbas dari proyek jalan tersebut. Dibawah dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa.
Amatan MetroInfoNews.com, Selasa (8/10/2024) butiran debu halus yang diterpa dari badan jalan Mukim Ali yang sedang dikerjakan, mengakibatkan warga dan usaha warga merasa sangat terganggu pernafasannya, termasuk anak-anak yang tinggal di sekitar proyek peningkatan jalan tersebut.

Mestinya kondisi itu menjadi perhatian pihak bertanggungjawab dengan melakukan penyiraman jalan itu penting dilakukan supaya debu-debu di jalan tidak terbang mengganggu masyarakat. Namun PT. Bahtera Karang Raya sebagai pelaksana proyek, itu terkesan melakukan pembiaran tanpa penyiraman.
Padahal di ruas jalan Mukim Ali itu selain terdapat banyak rumah, juga terdapat Dayah tempat pengajian, warung kopi, juga terdapat beberapa usaha kecil-kecilan warga. Tentu saja usaha warga yang menjajakan makanan di pinggir jalan sangat merasakan dampaknya.

Konon lagi, sekarang musim cuaca panas, debu bekas penimbunan Base Couse ditambah tingginya laju kendaraan yang melintas di jalur tersebut akan langsung menerpa ke arah usaha warga.
Sementara warga setempat, kepada media ini meminta agar pihak penanggung jawab proyek segera mengambil tindakan, seperti menyiram air secara rutin di jalan yang sedang dikerjakan.
Hal ini dinilai penting untuk mengurangi dampak debu yang menggangu kenyamanan pengguna jalan dan warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek.

“Kami meminta agar jalan yang sedang dibangun ini disiram air secara rutin, terutama saat cuaca panas seperti sekarang. Debu yang berterbangan sangat menggangu, bahkan bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti batuk dan masalah pernapasan lainya,” ujar warga meminta namanya tidak dipublikasikan oleh media.
Warga berharap, perhatian dari pihak Kontraktor segera diberikan agar proyek jalan ini tidak hanya membawa manfaat berupa infrastruktur yang baik, tetapi juga tidak menimbulkan masalah baru bagi lingkungan sekitar. Dampak buruk dari debu selama proses pembangunan.

Diketahui nama proyek. Peningkatan Jalan Mukim Ali Gampong Bate Puteh. Nilai Kontra. Rp.2.422.030.528,. Sumber Dana. DBH Sawit Tahun 2024. Pelaksana Proyek. PT. Bahtera Karang Raya.
Sementara, sampai berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari pihak yang bertanggung jawab baik dari Bina Marga dinas PUPR Langsa melalui PPTK dan PT. Bahtera Karang Raya selaku pelaksana proyek.(FAHRUL)

