METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Proyek penimbunan jalan di Dusun Kejora, Gampong Meurandeh Teungoh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, diduga dikerjakan asal jadi, dan tidak sesuai dengan petunjuk teknis.
Informasi yang dihimpun MetroInfonews.com, proyek dikerjakan oleh pemerintah Gampong (desa) itu diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan, sehingga banyak warga setempat menuding bahwa proyek tersebut dikerjakan asal jadi, serta terkesan hanya untuk meraup keuntungan secara pribadi maupun kelompok dan golongan tertentu.
Warga setempat juga menuding bahwa proyek tersebut berpotensi sebagai ajang korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Salah seorang warga dusun setempat, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, pengerjaan proyek pengerasan jalan Dusun Seroja itu bersumber dari dana desa (DD) tahun 2023 sekitar Rp16 juta rupiah.
Jalan itu memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk jalan akses menuju ke rumah warga.

“Namun sangat disayangkan pengerjaannya diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis,” kata warga itu.
“Kami sebagai masyarakat sangat berharap kepada pihak terkait seperti aparat penegak hukum maupun pihak Inspektorat Kota Langsa, untuk secepatnya bisa mengusut pengerjaan proyek tersebut, karena kami menduga bahwa kualitas pengerjaan proyek ini diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB),” harap warga Gampong Meurandeh Teungoh.
Geuchik Gampong Meurandeh Teungoh, Nur Yakin, ketika ditemui MetroInfonews.com, Senin (22/04/2024) disalah satu warung tidak jauh dari Kantor Geuchik mengatakan, proyek tersebut sudah dikerjakan dan tidak dilakukan pemadatan hanya diratakan saja, berdalih Karena itu rawa-rawa jadi tidak bisa di padatkan menggunakan alat,” kata Nur Yakin.
Geuchik juga menyebutkan, anggaran untuk penimbunan jalan tersebut sebesar Rp13 juta dari Dana Desa (DD) kalau dihitung tidak seberapa lah dana sebesar itu,” ujarnya yang didampingi Kaur nya.(DANTON) Kaperwil Aceh

