Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Suasana Cair dan Penuh Kekeluargaan ,Pemkab Takalar dan Apdesi Pererat Sinergi.

Mei 10, 2026

Bupati Takalar Perjuangkan Empat Kampung Nelayan Merah Putih untuk Takalar di KKP.

Mei 10, 2026

Bupati TakalarTurun ke Sawah, Warga dan Petani Polongbangkeng Utara Sambut Dengan Antusias.

Mei 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»NASIONAL»Merasa Anggar Jago “FH” Membuat Parit Pembatas, Tanpa Mementingkan Usaha Kilang Tanah Milik Yusraini
NASIONAL

Merasa Anggar Jago “FH” Membuat Parit Pembatas, Tanpa Mementingkan Usaha Kilang Tanah Milik Yusraini

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaJanuari 31, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM I DELI SERDANG – Merasa anggar jago ( FH ) membangun parit pembatas pakai alat berat, tanpa mementingkan usaha kilang tanah milik Yusraini yang beralamat di dusun II Desa Medan Senembah kecamatan tanjung morawa kabupaten Deli Serdang menurun jauh.

Usaha kilang tanah saya sangat terganggu, produksi kilang menurun sangat jauh, karena terganggu ada gundukan dan lubang lubang yang harus di lewati pekerja, demikian dikatakan pemilik kilang tanah kepada awak media, selasa (30/01/2024 ).

Pembangunan parit pembatas dimulai dari tanggal 12 Januari 2024 sampai sekarang dan sejak itu pula produksi kilang menurun drastis, kalau biasanya produksi kami lebih kurang 5 ton / hari, saat ini hanya bisa berproduksi lebih kurang 1 ton / hari, ujarnya.

Begini kronologinya,

Pada ( 11/01 ) FH datang ke lahannya, lalu pada ( 12/01 ) FH melalui para pekerja membangun parit pembatas menggunakan alat berat, sehingga merusak tanaman Ubi dan Durian yang ada di lahan saya, tutur Yusraini.

Pembangunan parit terus berlanjut, seiring itu pula tanaman di lahan saya rusak, karena alat berat dioperasikan terus, ungkap Yusraini.

Pada hari sabtu, tiba tiba FH mengaku semua jadi lahannya, lalu menurunkan orang orangnya, terang Yusraini.

Dan saat itu suami saya ada di lokasi kilang, lantas orang FH tersebut berkata, kita bicarakan secara kekeluargaan,” ungkapnya.

Pada hal sebelumnya T yang mengaku mengetahui batas tanah dimaksud mengatakan, bangunan tersebut sudah melebihi batas tanah FH atau sudah masuk ke tanah milik Yusraini, “kata Yusraini.

Bayangkan, dampak pembangunan parit pembatas itu sangat besar untuk keberlangsungan usaha kilang tanah milik saya, namun FH tidak perduli malah arogan, kata Yusraini.

Sekali lagi produksi kilang tanah derastis menurun, selama ini berproduksi 5 ton / hari, sejak kejadian itu berproduksi lebih kurang 1 ton / hari,”tegas Yusraini.

Dan yang keberatan tidak hanya saya, ada Sumarno, beliau keberatan lantaran mobil barangnya terhambat keluar masuk, ” beber Yusraini.

Kalau begini terus siapa yang tahan, mau tidak mau persoalan ini dibawa ke ranah hukum, sebab kilang tanah itu adalah mata pencaharian dan usaha saya, ” tutup Yusraini.

Terkait hal tersebut awak media telah berupa menjumpai FH ke tempatnya berdinas pada ( 30/01 ) namun tidak bertemu, menurut pegawai Dinas tersebut yang bersangkutan tidak masuk kerja.

Lalu awak media mencoba menghubungi melalui hp via whatsApp, namun tidak ada tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (TIM

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleTerlibat Kampanye, Bawaslu Gowa Laporkan Dua Oknum ASN Gowa ke KASN, Ternyata Dia..?!
Next Article Polres Pinrang Pastikan Profesional Tangani Kasus Narkoba Tersangka SY

Berita Terkait:

DAERAH Mei 10, 2026

Suasana Cair dan Penuh Kekeluargaan ,Pemkab Takalar dan Apdesi Pererat Sinergi.

Mei 10, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 9, 2026

Bupati TakalarTurun ke Sawah, Warga dan Petani Polongbangkeng Utara Sambut Dengan Antusias.

Mei 9, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 8, 2026

Kepala Puskesmas Mappakasunggu Utamakan Nyawa Pasien, Ambulance Dan Biaya Perawatan Digratiskan untuk Warga Tak Mampu.

Mei 8, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.