Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Peluncuran Singapore Fun Run, Event Lari Santai Siap Meriahkan Kota Makassar.

Oktober 14, 2026

TK An Naba MadaniJadi Sorotan, Kontrak Disebut Berjalan tetapi Pekerjaan Belum Dimulai.

Oktober 10, 2026

UPT SD 183 Inpres Kampung Parang Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Desa Cikoang.

Oktober 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»NASIONAL»Abai K3 dan Tanpa Plang, Proyek Jalan Sekrak Aceh Tamiang Dikerjakan Siluman
NASIONAL

Abai K3 dan Tanpa Plang, Proyek Jalan Sekrak Aceh Tamiang Dikerjakan Siluman

RedaksiBy RedaksiSeptember 20, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | ACEH TAMIANG – Pekerjaan Proyek rigid beton Jalan Sekrak, tepatnya di desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, diduga abaikan keselamatan kerja (K3) dan Tanpa plang proyek, hal ini menimbulkan kecurigaan kuat jadi ajang korupsi oknum terkait, Rabu (20/9/2023).

Berdasarkan informasi Hasil Pantauan awak media di lokasi proyek tersebut, diduga memang benar papan plang informasi tak tampak di sana belum lagi para pekerjanya pun tidak menggunakan helm safety, sepatu safety, rompi safety, masker dan sarung tangan safety saat pelaksanaan pekerjaan, Hal ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan para pekerja dan tentu saja telah menyimpang dari ketentuan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

Padahal para pekerja diharuskan memenuhi standar K3 saat pekerjaan berlangsung, yakni wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) agar terhindar dari resiko kecelakaan kerja.

Salah satu tenaga pekerja proyek yang tidak mau disebutkan namanya saat dikonfirmasi mengatakan,

“gak ngerti saya bang, papan plang informasi itu urusan bos, Kami cuma bekerja aja disini,” ungkap salah satu pekerja.

Ketika awak media bertanya siapa pemilik PT atau CV pelaksana proyek tersebut, pekerja tersebut mengatakan lagi yang kerjakan proyek ini orang Pidie Jaya,” katanya sambil menyeloteh bos-bos enggak pernah turun kelokasi bang, kami orang kerja semua disini,” ujarnya lagi.

Minimnya keterbukaan informasi publik pada pengerjaan proyek Jalan Sekrak yang lagi dalam pengerjaan seperti pengerukan bahu jalan dan ada sebagiannya lagi dilakukan pengecoran tidak menggunakan mesin molen hanya dilakukan pengadukan semen secara manual, ini diduga kuat jadi ajang korupsi,”

Pasalnya selain tidak adanya papan plang informasi proyek, para pekerja tidak mengunakan safety APD standar K3.

Terpisah awak media minta konfirmasi kepada Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Aceh Tamiang, Sri Novita, ST mengatakan jalan Sekrak itu jalan Provinsi bukan di bawah Dinas PUPR Aceh Tamiang, dan biasanya jalan Provinsi di bawah balai jadi itu bukan ranahnya PUPR Aceh Tamiang,” ujar Novita di ruang kerjanya.

Sampai dengan berita ini diterbitkan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak rekanan selaku pelaksana proyek jalan Sekrak, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.(DANTON) Adm/:Muh.Jihan

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticlePerwakilan Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar,Tak dapat Membuktikan Dokumen di hadapan Kapolsek Tamalate Sebagai Mediator
Next Article Universitas Handayani Gelar Matching Fund Kedaireka 

Berita Terkait:

DAERAH September 23, 2026

Rapat Paripurna DPRD Takalar Bahas KUA-PPAS 2027, Bupati Daeng Manye Hadir Langsung.

September 23, 2026 DAERAH
DAERAH September 22, 2026

Tak Sekadar Bangun Irigasi, Daeng Manye Perkuat Sarana Produksi hingga Pasca Panen Petani.

September 22, 2026 DAERAH
DAERAH September 21, 2026

Daeng manye Target Kampung Beru Jadi Desq mandiri Dalam Tiga Tahun.

September 21, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.