METROINFONEWS.COM | Palopo/Balandai – Jembatan darurat Sepanjang 8 meter yang berada di jalan poros provinsi Sulawesi Selatan tepatnya 2 kilo Meter dari Kota Palopo Menuai Sorotan dari Masyarakat yang melintasi jembatan Darurat Tersebut. Minggu 11 maret 2023.
Dari Hasil pantauan awak media nampak Ada sekelompok Orang Menjadi petugas lintasan yang Di duga Memungut Biaya Pelintasan ,khususnya Pada setiap Kendaraan Mobil yang melintasi jembatan darurat tersebut Sejumlah 50 000 ribu rupiah.
Dari hasil wawancara para driver yang telah melintas dan yang telah membayar uang kepada yang diduga petugas tak berseragam tersebut Mengatakan, ” Iye ‘ pak setiap saya melintas di suruka bayar 50 ribu, kalo uang yang saya berikan itu masukji ke negara tidak masalahji.. tapi kalo itu sanae yang kantongi berarti Di palakja, “Ungkap sang sopir berdealeg Makassar.
lanjut, “Selain Itu sudah kurang lebih setahun mi pak itu jembatan Tidak jelaski siapa yang kerjakan, ” Terangnya.
awak media mencoba mendekati Para petugas tak berseragam tersebut alias si tukang palak, namun Sikapnya acuh dan tampang sangar, untuk Menghindari kesalahpahaman dan demi keselamatan awak media mengurungkan untuk dilakukan wawancara ,”Tutur Awak media
lanjut ” Saya akan konfirmasi langsung ke pihak pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tentunya ke dinas terkait,Yang pertama akan kami tanyakan mengapa ada petugas tak berseragam memalak atau meminta sejumlah uang kepada para pengendara yang melintas,” Urainya.
ia menambahkan, ” Nampak Pengerjaan Proyek Jembatan tersebut tidak mempunyai Papan Anggaran proyek, dengan ketidak adanya kejelasan tentang jembatan tersebut patut diduga ada yang tidak beres dalam proyek jembatan tersebut, ” Tutupnya
Dari tanggapan dan keterangan beberapa sopir, mereka berharap di selesaikan secepatnya kepada siapapun pemerintah yang punya tanggung jawab terkait soal ini,karena kami bayar pajak,tentunya hasil pajak itu untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan “Harapnya (Bersambung)
liputan : MT. mone
Adm : Salman Ds

