METROINFONEWS.COM ][ TAKALAR –Pemerintah Kabupaten Takalar terus mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan karakter. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui inisiasi Festival Pondok Pesantren yang mempertemukan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Takalar.senin 7/9/2026.

Festival ini menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta prestasi di bidang keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarpesantren.
Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menginisiasi penyelenggaraan festival tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang positif bagi para santri untuk berkembang dan berprestasi.
Dalam pelaksanaannya, festival tersebut memperebutkan Piala Bergilir Bupati Takalar, yang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama pondok pesantren masing-masing.
Bupati Daeng Manye menilai pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga berkarakter, disiplin, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak cukup hanya melalui pendidikan formal.
Lingkungan pesantren juga memiliki kontribusi besar dalam membangun nilai-nilai moral dan keagamaan yang menjadi fondasi penting bagi masa depan putra putri daerah.
Festival Pondok Pesantren diharapkan dapat menjadi agenda yang berkelanjutan sehingga mampu melahirkan santri-santri berprestasi sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dengan lembaga pendidikan keagamaan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta membangun semangat kebersamaan di antara para santri, pengasuh, dan pengelola pondok pesantren se-Kabupaten Takalar.
Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat menjadi wadah pengembangan bakat dan karakter generasi muda, termasuk melalui lembaga pendidikan keagamaan.
Dengan adanya Piala Bergilir Bupati Takalar, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan para santri dan pondok pesantren di Kabupaten Takalar. ( D T)

