Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tambang Ilegal Marak di Takalar, Sawah Warga Rusak dan Amblas, Sikap Diam Aparat dan Pemerintah Dipertanyakan

Juli 24, 2026

Reses di Desa Bellabori Lukman B Kady,Siap Perjuangkan Bedah Rumah,Insfrastur,dan Solusi Lahan Warga.

Juli 24, 2026

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Takalar, Sekda Apresiasi Siswa Berprestasi dan Tegaskan Komitmen Pemenuhan Hak Anak.

Juli 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Tambang Ilegal Marak di Takalar, Sawah Warga Rusak dan Amblas, Sikap Diam Aparat dan Pemerintah Dipertanyakan
DAERAH

Tambang Ilegal Marak di Takalar, Sawah Warga Rusak dan Amblas, Sikap Diam Aparat dan Pemerintah Dipertanyakan

RuslanBy RuslanJuli 24, 2026Updated:Juli 24, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TAKALAR, 24 Juli 2026 – Maraknya keberadaan pertambangan diduga ilegal di Kabupaten Takalar kian tak terelakkan dan berada pada kondisi yang sangat memprihatinkan. Meski hampir setiap bulan diberitakan oleh media massa, aktivitas tambang liar tersebut tetap berjalan melenggang bebas tanpa tersentuh hukum.

Selain ancaman kerusakan kawasan pesisir seperti yang terjadi di Desa Kalukubodo Kecamatan Galesong Selatan, praktik penambangan ilegal juga menyasar lahan produktif warga di berbagai desa lainnya di Takalar.

Sejumlah areal persawahan warga kini dilaporkan telah berubah fungsi menjadi lokasi pengerukan tambang. Dampak destruktifnya tidak hanya dialami oleh pemilik lahan tambang, tetapi juga merusak ekosistem pertanian di sekitarnya.

“Sawah-sawah di sekitar bekas tambang perlahan tanahnya merosot dan amblas ke dalam lubang galian. Petani kehilangan mata pencaharian karena lahan mereka tidak bisa lagi ditanami,” ujar salah satu perwakilan masyarakat setempat.

Ancaman gagal panen massal dan hilangnya produktivitas lahan pertanian ini semakin meluas seiring tidak adanya penataan lingkungan atau reklamasi pascatambang oleh para pelaku usaha.

Situasi ini memicu kebingungan sekaligus kemarahan publik. Masyarakat mempertanyakan komitmen serta peran aktif dari aparat penegak hukum (APH), Pemerintah Kabupaten Takalar, serta instansi penyedia perizinan dan pengawasan lingkungan hidup.

Pembiaran yang terkesan berulang ini memicu dugaan miring di tengah masyarakat. Muncul kecurigaan bahwa ada keterlibatan atau kerja sama terselubung antara oknum pejabat/aparat dengan para pengusaha tambang agar aktivitas pengerukan tanah dan pasir tersebut tetap dapat beroperasi secara “kondusif”.

Masyarakat Kabupaten Takalar secara tegas mendesak: Polda Sulawesi Selatan & Polres Takalar untuk segera menindak tegas dan menangkap para pelaku serta penyokong (backing) tambang ilegal tanpa tebang pilih. Dinas Lingkungan Hidup & Dinas ESDM untuk turun langsung mendata, menyegel, dan melakukan evaluasi dampak kerusakan lingkungan di seluruh titik tambang bermasalah di Takalar. Pemerintah Kabupaten Takalar untuk bersikap transparan dan memihak pada keselamatan warga serta kelestarian lingkungan hidup.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Redaksi Media berencana melakukan wawancara langsung dengan pihak Aparat Pemerintah dan Kepolisian kabupaten Takalar untuk mendapatkan penjelasan.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleReses di Desa Bellabori Lukman B Kady,Siap Perjuangkan Bedah Rumah,Insfrastur,dan Solusi Lahan Warga.

Berita Terkait:

DAERAH Juli 24, 2026

Reses di Desa Bellabori Lukman B Kady,Siap Perjuangkan Bedah Rumah,Insfrastur,dan Solusi Lahan Warga.

Juli 24, 2026 DAERAH
DAERAH Juli 24, 2026

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Takalar, Sekda Apresiasi Siswa Berprestasi dan Tegaskan Komitmen Pemenuhan Hak Anak.

Juli 24, 2026 DAERAH
DAERAH Juli 23, 2026

Proyek Rabat Beton Desa Mangindara Diduga Sudah Rusak, Kades Bungkam.

Juli 23, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.