METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar depan Langsa Town Square (Latos), Kota Langsa, mengaku mendapat intimidasi dari seorang pengusaha setempat bernama, Surez akrab disapa. Dugaan intimidasi itu disebut-sebut dilakukan dengan menghadirkan aparat kepolisian ke lokasi lapak pedagang, sehingga menimbulkan keributan dengan seorang pedagang kaki lima (PKL). Rabu (31/12/2025) malam, bekisar pukul 22.10 Wib.
Menurut keterangan salah seorang pedagang kaki lima, Andri yang diduga diintimidasi, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya sedang beraktivitas seperti biasa. Tiba-tiba, datang Surez yang mengklaim memiliki tempat ini punya dia dengan dana keras mengatakan. “Kau tidak boleh berjuang disini, ini trotoar punya aku,” ujar Andri meniru ulang ucapan Surez.
Mengaku Trotoar milik Surez (Pengusaha Latos) Andri sebagai pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar meminta mana surat bahwa trotoar ini milik dia (Surez) mana ada trotoar milik dia (Surez) yang enggak-enggak aja,” ujar Andri lagi, dan bentuk untuk mengintimidasi saya tidak boleh berjualan di sini, Surez membawa aparat kepolisian.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengusaha Latos, Surez yang disebut-sebut membawa aparat kepolisian terkait hal tersebut belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna mendapatkan informasi yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.(DANTON) Kaperwil Aceh
