METROINFONEWS.COM | ACEH BESAR — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh melaksanakan kegiatan Bakti Sosial bertema “Satu Langkah Satu Semangat, Pengabdian IMIPAS untuk Negeri” pada Sabtu, 15 November 2025. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung di Meunasah Manyang Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-1.
Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., yang turun bersama seluruh jajaran petugas. Kehadiran pimpinan dalam kegiatan ini menambah semangat para pegawai untuk terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan. Hal ini menunjukkan komitmen LPKA Banda Aceh terhadap nilai kerja kolektif dan kepedulian sosial.
Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada surat Sekretariat Jenderal Kemenimipas No. SEK-UM.01.01-158 tertanggal 11 November 2025, yang menginstruksikan jajaran untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-1. Instruksi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui aksi nyata di lingkungan masyarakat.
Adapun kegiatan yang dilakukan di meunasah meliputi pembersihan pekarangan meunasah, pembersihan bagian dalam meunasah, perawatan fasilitas Wc/toilet, serta perbaikan dan penggantian beberapa peralatan kebersihan. Tidak hanya membersihkan, jajaran LPKA juga menyerahkan alat-alat kebersihan baru sebagai dukungan terhadap pengelolaan meunasah ke depan.
Kepala LPKA Banda Aceh, Yusnaidi, dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pemasyarakatan terhadap lingkungan sekitar. “Selain dalam rangka Hari Bakti Kemenimipas ke-1, kegiatan ini adalah simbol bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Kami ingin hadir untuk memberi manfaat dan terlibat langsung dalam perawatan fasilitas publik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa bakti sosial ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat hubungan antara LPKA Banda Aceh dan masyarakat desa setempat. Menurutnya, kedekatan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang harmonis dan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini turut disaksikan oleh aparatur desa dan masyarakat sekitar Meunasah Manyang Pagar Air. Kehadiran mereka memperkuat suasana gotong royong yang menjadi budaya turun-temurun di Aceh. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Sinergi antara LPKA Banda Aceh dan masyarakat terlihat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari pembersihan hingga perbaikan sarana. Semua peserta bekerja bersama tanpa sekat, mencerminkan nilai persatuan dalam mendukung kenyamanan tempat ibadah dan fasilitas umum.
Melalui kegiatan ini, LPKA Banda Aceh berharap semangat peduli lingkungan semakin tumbuh dan menjadi budaya yang berkelanjutan. Lembaga juga berkomitmen untuk terus terlibat dalam berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan bakti sosial ditutup dengan penyerahan alat-alat kebersihan kepada pengurus meunasah serta sesi foto bersama seluruh peserta. Rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh kekompakan, menjadi bukti nyata komitmen Satu Langkah Satu Semangat dalam mengabdi untuk negeri.(FAHRUL)
