Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bupati Takalar Daeng Manye Tinjau Sejumlah Destinasi Selama Tiga Hari Berturut-turut, Tegaskan Komitmen Benahi Fasilitas Wisata.

Juni 28, 2026

Aliyah Mustika Ilham Sambut Aspirasi Persaudaraan Mitra Makassar ,Dorong Program Pemberdayaan Pengemudi Ojol.

Juni 28, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Bersama Alumni Teknik Elektro 86 Unhas Kunjungi Desa Kaleko’mara, Tinjau Langsung Kondisi Wilayah.

Juni 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Kasus Laka Lantas Anak 9 Tahun di Limbung Mengambang, Kinerja Sat Lantas Polres Gowa Dipertanyakan
DAERAH

Kasus Laka Lantas Anak 9 Tahun di Limbung Mengambang, Kinerja Sat Lantas Polres Gowa Dipertanyakan

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaJuni 25, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | GOWA, dikutip dari laman Karebanasulsel.id – Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang menimpa seorang bocah berusia 9 tahun bersama kedua orang tuanya di wilayah Limbung, Kabupaten Gowa, hingga kini belum menemui titik terang. Peristiwa yang terjadi pada 1 April 2025 tersebut diduga melibatkan sebuah kendaraan roda empat yang menyambar korban, namun penanganannya oleh Sat Lantas Polres Gowa dinilai lamban dan tidak profesional.

Meski laporan telah disampaikan secara resmi dan proses penyidikan sudah berjalan lebih dari dua bulan, keluarga korban mengaku belum mendapatkan kejelasan hukum. Munir, ayah korban, menyampaikan rasa kecewanya kepada media.

“Anak saya cacat seumur hidup akibat kecelakaan ini. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab. Pemilik mobil hanya diperiksa, kendaraannya pun tidak ditahan. Justru motor saya yang dititip di Polres Gowa selama tiga bulan terakhir. Dimana keadilannya, Pak?” keluh Munir saat dihubungi Rabu (25/6/2025).

Ia menduga penanganan lambat tersebut disebabkan oleh status sosialnya sebagai buruh bangunan. “Mungkin karena saya orang kecil, tidak punya uang, makanya kasus ini tidak diprioritaskan. Kami sangat kecewa,” tambahnya.

Sejak kasus ini mencuat, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWOI) Sulsel turut mengawal prosesnya. Andi Basri, perwakilan IWOI Sulsel, menyayangkan sikap penyidik Sat Lantas Polres Gowa yang dinilai tidak transparan.

“Beberapa kali kami mencoba menghubungi penyidik dan Kanit Laka, namun selalu ada alasan seperti sakit atau tidak bisa ditemui. Ini patut diduga sebagai bentuk ketidakseriusan dan indikasi ‘masuk angin’. Ini jelas mencederai prinsip Presisi yang digaungkan Polri,” tegas Andi Basri.

Upaya konfirmasi kepada Kapolres Gowa, AKBP Muh. Alwi Sulaiman, juga tidak membuahkan hasil. Pesan dan panggilan dari wartawan yang ingin mengonfirmasi perkembangan kasus tersebut tidak direspons, begitu pula pihak penyidik yang menangani perkara.

Hingga berita ini ditayangkan kembali, pihak Sat Lantas, Kasat Lantas, maupun Kapolres Gowa belum memberikan tanggapan. Sikap bungkam aparat kepolisian ini kian memperkuat kecurigaan publik terhadap kinerja penyelidikan yang dinilai mandek dan tidak profesional.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik, terlebih karena menyangkut nasib seorang anak yang harus menanggung cacat permanen. Keluarga korban berharap adanya keadilan dan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani perkara ini secara transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.dikutip dari media online (Karebanasulsel.id | Tim Redaksi)SS

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleOli Ilegal Palsu Disinyalir Dipindahkan dari Gudang Bersegel, BPM Kalbar Desak Aparat Tangkap Pemilik dan Bekingnya
Next Article AMPERA Sulsel Geruduk PT. Makassar Tene dan Polda Sulsel, Soroti Dugaan Peredaran Gula Rafinasi Ilegal

Berita Terkait:

DAERAH Juni 28, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Tinjau Sejumlah Destinasi Selama Tiga Hari Berturut-turut, Tegaskan Komitmen Benahi Fasilitas Wisata.

Juni 28, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 28, 2026

Aliyah Mustika Ilham Sambut Aspirasi Persaudaraan Mitra Makassar ,Dorong Program Pemberdayaan Pengemudi Ojol.

Juni 28, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 28, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Bersama Alumni Teknik Elektro 86 Unhas Kunjungi Desa Kaleko’mara, Tinjau Langsung Kondisi Wilayah.

Juni 28, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.