METROINFONEWS.COM | MAKASSAR — Aksi kriminal kembali terjadi di Kota Makassar. Seorang mahasiswa Universitas Handayani Makassar menjadi korban perampasan saat melintas di Jalan Toddopuli 5, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Jumat (20/6/2025) sekitar pukul 11.15 WITA.
Korban mengaku saat itu dalam perjalanan pulang ke tempat kos setelah mengikuti perkuliahan. Tiba-tiba, seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor warna hitam dan mengenakan pakaian serba hitam, memepetnya dari sisi kanan dan menarik paksa gelang emas yang dikenakannya.
“Saya sedang berkendara menuju kos setelah kuliah. Tiba-tiba pelaku datang dari belakang, memepet saya, dan langsung menarik gelang saya. Semuanya terjadi sangat cepat, saya tidak sempat melihat plat motornya,” ujar korban yang masih tampak syok.
Adapun barang yang dirampas berupa gelang emas seberat 2,3 gram dengan kadar 916. Pelaku melarikan diri dengan kecepatan tinggi dan wajahnya tak dikenali karena mengenakan helm.
Menanggapi insiden ini, Ketua DPC Barisan Muda Kesehatan Indonesia (BMKI) Makassar, Andi Baso Mappangara, S.H., mengecam keras kejadian tersebut dan mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak.
“Kasus ini mencerminkan lemahnya pengamanan di kawasan perkotaan. Kami mendesak aparat kepolisian untuk serius mengusut dan menangkap pelaku. Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Andi Baso dalam keterangannya.
Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk meningkatkan patroli di titik-titik rawan kejahatan dan memaksimalkan pengawasan berbasis kamera pengintai (CCTV) sebagai langkah preventif.
Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati serta waspada dalam menggunakan perhiasan dan barang bawaan yang rawan dalam pelaku jambret dan perampasan di jalan.(/*)red

