METROINFONEWS.COM |MAKASSAR — Puluhan aktivis melakukan aksi didepan kantor dinas kesehatan kota Makassar Rabu (24 /7/2024)
Massa aksi dalam orasinya mereka mendesak pihak Dinkes kota Makassar untuk lebih pro aktif dalam memonitoring segala aktivitas klinik kecantikan yang beroperasi di kota Makassar.
Beberapa klinik yang beroperasi diduga mengoperasikan usahanya tidak sesuai mekanisme perundangan undangan yang berlaku bahkan terkesan mengabaikan regulasi kewajiban yang telah ditetapkan.
Salah satu klinik yang di soroti massa aksi adalah klinik Glowderm House of Beauty yang beroperasi di tala’sapang.
Jendral lapangan ,Muhammad Alif MD menduga klinik Glouwderm melakukan beberapa pelanggaran terkait adanya indikasi beberapa pekerja yang tidak mengantongi izin keahlian sesuai bidang masing masing ,
Tidak hanya itu , hal paling subtansi yang diungkapkan adalah Soal izin lingkungan,IPAL dimana telah menjadi kewajiban Bagi klinik untuk menyediakan itu semua sehingga limbah B3 terkelola dengan baik guna meminimalisir kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan.
Setelah berorasi massa aksi ditemui oleh pihak Dinkes kota Makassar yang diwakili oleh Kabid kesehatan.
Dalam penjelasannya, salah satu massa aksi Iwa, mengatakan apa yang diterangkan dan diperlihatkan oleh Kabid tadi berbagi dokumen dokumen itu kami anggap belum memenuhi unsur yang kami tuntutkan,seperti halnya MOU pengelolaan limbah, menurut kami MOU adalah sekedar legalitas kontrak kerja,
“sementara yang kami maksudkan adalah apakah pihak klinik atau perusahaan yang ditunjuk pengelolaan betul melakukan sebagaimana mestinya atau tidak ,tidak adanya rincian pengelolaan salama beroperasi ,belum lagi IPAL kami tidak ditunjukkan,dan beberapa tuntutan lainnya, soal limbah Tersebut.
“kami menduga MOU ini hanya sekedar formalitas saja, maka dari itu kami mendesak pihak dinas terkait untuk segera menutup sementara klinik Glouwderm house of beauty ditala’salapang sampai pihak klinik mampu menyediakan semua sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dan apabila tuntutan kami tidak ditindak lanjuti maka akan melakukan aksi yang lebih besar lagi serentak dibeberapa titik, “ungkapnya Menutup aksi Orasinya.(/*)

