Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Suasana Cair dan Penuh Kekeluargaan ,Pemkab Takalar dan Apdesi Pererat Sinergi.

Mei 10, 2026

Bupati Takalar Perjuangkan Empat Kampung Nelayan Merah Putih untuk Takalar di KKP.

Mei 10, 2026

Bupati TakalarTurun ke Sawah, Warga dan Petani Polongbangkeng Utara Sambut Dengan Antusias.

Mei 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»PERAK dan PEMANTIK Kembali Soroti Kinerja Kajari Gowa, ” Kalo Tak Mampu Lebih Baik Pulang Kampung”
HUKUM

PERAK dan PEMANTIK Kembali Soroti Kinerja Kajari Gowa, ” Kalo Tak Mampu Lebih Baik Pulang Kampung”

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaMei 6, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | GOWA – Selama lebih dari 100 hari sejak kepemimpinan Kajari baru di Kabupaten Gowa, penegakan hukum di wilayah tersebut masih belum terlihat jelas. Terutama dalam beberapa tunggakan kasus yang tidak ada kelanjutannya, seperti kasus Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUD Syekh Yusuf dan pengembalian kerugian negara terkait kasus mobil Sampah Desa , Seperti yang di rilis oleh media ini Sebelumnya.Yang tayang 26 /4/Jumat lalu.

Kini Sorotan Kembali Mencuat Pada Instansi Penegakan Hukum Tersebut , Selain itu, dugaan adanya mafia pupuk yang dilaporkan langsung oleh Wakil Ketua Umum LSM Gempa Indonesia, Arianto Amiruddin, ke Kejaksaan Negeri Gowa yang hingga sekarang belum di ketahui ujung pangkal (Kutip Mediagempaindonesia.com/rilis 9/4/2023 Tahun lalu.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang kinerja Kejaksaan Negeri Gowa dan alasan di balik buramnya  dalam menangani beberapa kasus-kasus penting di Kabupaten Gowa.(Senin/6/5/2024)

ketua LSM DPD Gowa Pembela rakyat (PERAK) Muh Taufan Yunus, yang akrab di sapa daeng siama’ dan Lembaga Pemerhati Masalah HAM , Narkotika, Kriminal dan KKN (PEMANTIK)
Rapiuddin Tantu/Wakil ketua DPW  Sulsel , didukung juga  oleh beberapa pihak Sebagai kontrol sosial mewakili publik Mengkritisi kinerja Kajari Gowa dan untuk membuktikan bahwa hukum bukan hanya sekedar numpang lewat di atas meja. Mereka menyoroti kurangnya progres dalam penegakan hukum di Kabupaten Gowa, khususnya dalam menangani kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.

Saat Keduanya Di Temui awak media ini Mengatakan ,” Banyak  kasus Yang harus kami sangat penting untuk di Ketahui sudah Sejauh mana Proses penanganannya, Setelah adanya Pejabat atau pemimpin yang dimana kita ketahui bersama sudah lebih dari 100 hari kerja Pejabat baru ini kita tidak Melihat Estapet kerja dari Pejabat lama,” Ungkapnya

Muh Taufan Menambahkan Sorotan kami ini muncul sebagai respons terhadap ketidakpuasan atas kinerja Kejaksaan Negeri Gowa dalam menyelesaikan kasus-kasus penting seperti kasus JKN di RSUD Seh Yusuf dan pengembalian kerugian negara terkait kasus dugaan mobil sampah seluruh desa di kabupaten Gowa ,Kasus dugaan mafia pupuk.dan masih banyak lagi Yang belum saya dapat ungkapkan, ” Tegasnya

Hal senada yang di ungkapkan Wakil ketua DPW  Sulsel Lembaga Pemerhati Masalah HAM , Narkotika, Kriminal dan KKN (PEMANTIK)
Rapiuddin Tantu ,”  mendesak agar Kajari Gowa mengambil langkah konkret untuk menegakkan hukum dengan adil dan transparan, serta membuktikan bahwa keadilan tidak hanya menjadi slogan kosong belaka ,kalo tak mampu lebih baik pulang kampung saja ” Tutupnya.
(Bersambung)/DS*

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleSoal Warga Aceh Utara Meninggal Dunia Usai Ditangkap, Kabid Humas: Kita Tunggu Hasil Investigasi Paminal
Next Article Tim Hotman Paris 911 Aceh Siap Beri Bantuan Hukum Korban Penganiayaan Hingga Tewas Aceh Utara

Berita Terkait:

DAERAH Mei 10, 2026

Suasana Cair dan Penuh Kekeluargaan ,Pemkab Takalar dan Apdesi Pererat Sinergi.

Mei 10, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 9, 2026

Bupati TakalarTurun ke Sawah, Warga dan Petani Polongbangkeng Utara Sambut Dengan Antusias.

Mei 9, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 8, 2026

Kepala Puskesmas Mappakasunggu Utamakan Nyawa Pasien, Ambulance Dan Biaya Perawatan Digratiskan untuk Warga Tak Mampu.

Mei 8, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.