METROINFONEWS.COM | Takalar, Tamasaju 14/12/2023 .Sebuah inisiatif positif muncul dari para mahasiswa yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah ini. Mereka tak hanya mengabdikan waktu mereka dalam bidang akademis, tetapi juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial. Pada hari ini, sekelompok mahasiswa KKN UIT mengadakan aksi bersih-bersih dan pembenahan mesjid sebagai bagian dari upaya mereka untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar.
Para mahasiswa KKN ini berasal dari beberapa jurusan dari UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR . Mereka bersatu dalam satu tekad untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat tempatan. Salah satu proyek yang mereka pilih adalah melakukan pembenahan dan pembersihan mesjid yang telah lama menjadi pusat kegiatan keagamaan di daerah tersebut.

Kordinator Desa KKN di desa TAMASAJU, Sahrul Gunawan Saputra, menjelaskan tujuan dari kegiatan mereka, “Kami tidak hanya datang untuk menyelesaikan tugas akademis, tetapi kami ingin merasakan kebahagiaan melalui pengabdian kepada masyarakat. Melalui proker ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan indah di sekitar mesjid. Ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur kami kepada masyarakat yang telah menerima kami, tetapi juga sebagai wujud cinta kami terhadap agama.
Harapan kami agar kira nya masyarakat di desa TAMASAJU khususnya dusun campagaya timur yang berbatasan dusun Bonto bila kab, Gowa dan dusun boroncalla agar kiranya mempertahankan program² yang seperti ini

Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan mahasiswa dalam membersihkan area sekitar mesjid, merapikan taman di sekitarnya, dan melakukan perbaikan kecil pada fasilitas mesjid yang memerlukan perhatian. Selain itu, mereka juga mengajak warga sekitar untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut, menciptakan suasana kebersamaan dan kegotong-royongan.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari dusun boroncalla dan masyarakat setempat. Marhabang nuntunh, menyambut baik inisiatif para mahasiswa tersebut, “Kami sangat berterima kasih atas kebaikan hati para mahasiswa KKN yang bersedia membantu membersihkan dan memperbaiki mesjid kami. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya untuk peduli terhadap lingkungan sekitar.”

Aksi positif para mahasiswa KKN ini menjadi inspirasi bagi banyak orang dan menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya sejatinya di kelas, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dalam membangun dan memperbaiki masyarakat. Diharapkan bahwa semangat kebersamaan dan gotong-royong yang tercipta dalam kegiatan ini dapat terus memotivasi generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
SAHRUL GUNAWAN SAPUTRA

