METROINFONEWS.COM | ACEH TIMUR – Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yaitu program unggulan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) guna mendukung program wajib belajar 12 tahun, berupa pemberian uang tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (6-21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin dan rentan miskin.
Program PIP telah mulai diberlakukan sejak tahun 2015 yang lalu, sesuai dengan yang tertuang dalam Permendikbud nomor 12 tahun 2015 dan dana bantuan PIP untuk tahun ajaran 2020/2021 dan 2022 yang semestinya diterima 400 ribu/siswa yang berasal dari keluarga miskin dan rentan miskin, untuk Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Jambo Lubouk.
Sayang, dalam perjalanannya selalu ada saja oknum kepala sekolah yang diduga memanfaatkan momentum pencairan PIP guna ‘mempertebal’ kantong pribadi. Kerap membuat beribu ragam cara agar uang hak peserta didik ini disinyalir pindah tangan kepada pihak pengelola sekolah. Tetapi ada saja Oknum kepala Sekolah melakukan sewenang-wenang dengan Program Pemerintah di jadikan untuk memperkaya diri sendiri ,
Seperti yang terjadi di SD Negeri 2 Jambo Lubouk, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Kabar ini di ungkapkan dari salah satu wali murid Oknum Kepala Sekolah diduga meraup ke- untungan dari angkara dana (PIP) puluhan juta, yang sudah terbukti tahun 2020/2021dan 2022, dengan cara tidak menyalurkannya dana PIP kepada siswa siswi yang mendapatkan,” ungkap SB (wali murid), Sabtu (15/7/2023).
Dan Kepala Sekolah SDN 2 Jambo Lubouk Faridah, S.Pd tidak ada keterbukaan tentang dana PIP baik kepda orang tua wali murid, bahkan selama ini Kepala sekolah tidak ada keterbukaan sama sekali tentang dana PIP, padahal sudah jelas murid lebih dari dua ratusan mendapatkan dana PIP,” terang wali murid lagi.
Ketika di konfirmasi lewat telepon seluler Faridah, S.Pd selaku Kepala sekolah SDN 2 Jambo Lubouk, menghindar dari wartawan selalu mengatakan lagi sibuk. Begitu juga wartawan minta untuk bertemu tidak ada waktu,” katanya sambil menutup telponnya.Hingga berita ini di publikasikan belum ada tanggapan dari kepala sekolah tersebut (DANTON)Adm : Salman Sitaba

