METROINFONEWS.COM | GOWA — Seorang warga Gowa tewas di gigit Ajing rabies (gila,) bernama Japaruddin Bin Sanneru ( 56)
Akibat dari gigitan tersebut korban mengalami luka gigitan punggung kaki kiri diduga digigit seekor anjing rabies(gila )saat korban sedang ada dibawah kolom rumahnya di Dusun Bulassi Desa Taring Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Selasa (30/05)2023).
Kondisi korban semakin memburuk, akhirnya pihak keluarga membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Kabupaten Jeneponto dengan keluhan deman dan sesak, di terima UGD oleh perawat Rahma S.Kep Ners dan ditangani dr Adrian S PS.Selasa (20/06/2023) ,”Ungkap Kapus Tonrorita,Nur Amin Am,S.Tr Kes,Kamis (29/06)21.45.
Menurut Nur Amin, ” keluarga pasien datang ke Puskesmas Tonrorita mengambil Vaksin Anti Rabies (VAR) Rabu(21/06) dan pasien keluar di Rumah Sakit Umum Daerah Lanto,Rabu (21/06)16.50,serta pihak Puskesmas Tonrorita dapat informasi bahwa pasien Gigitan Hewan Penular Rabies meninggal dunia dalam perjalanan pulang dari rumah sakit di kampung Ganrang Batu Jeneponto .
“Kata , Nur Amin mayatnya dibawa kembali ke rumah Alm Japaruddin (56) dan sudah dikebumikan pekeburan Keluarga di Dusun Bulassi Desa Taring Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan,Kamis (22/06) Jelas Nur Amin
Hal sama disampaikan Kepala Tata Usaha Puskesmas Tonrorita, Saparuddi,S Kepl bahwa “Kejadian Luar Biasa Gigitan Hewan Penular Rabies ( KBL GHPR) Wilker” sebelum Alm Japaruddin (56) meninggal dunia telah ditangani karena adanya petugas Puskesmas Tonrorita melaporkan kasus tersebut ke Puskesmas Tonrorita, yaitu Norma Amd Keb , Selasa ,(30/05)21.13 wita, sehingga disiapkan Vaksin Anti Rabies sekaligus penanganan luka sesuai SOP .

Tapi pasien tidak datang dan ditunggu sampai besok harinya,namun tetap tidak datang sehingga,tidak dilakukan tindakan karena keluarga menolak.
Alasan sudah ditangani oleh keluarganya sendiri yang jahit luka korban dan lebih percaya memilih untuk pergi ke dukun, ” urai Saparuddi saat Media ini hubungi lewat WhatsApp, Jum’at (30/06)08.80
Lebih lanjut Saparuddin mengatakan bahwa, ” kontak dari pasien Kejadian Luar Biasa (KBL)yang meninggal dunia sebanyak 17 orang dan tindakan diberikan Vaksin Anti Rabies,(VAR) tahap I ,Kamis (22/06)
Selanjutnya akan dilakukan vaksin berikut tahap 2 dan 3 yaitu 28/06 dan 19/07 dari 17 orang kontak dengan Alm Japaruddin (56) dan kasus tersebut sudah di laporkan ke Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa,drg H Haris Usman,S.Kep,Tegas Saparuddi biasa disapa Dg Mile
Rabaisa Binti Maradan isteri Alm Japaruddin (56)saat Media ini hubungi lewat WhatsApp dan via telpon Jum’at (23/06) sehari sesudah dikuburkan mengatakan,” om mungkin sudah ajalnami ponakanta ( Alm Japaruddin red) karena sama sekali tidak mau dibawa ke Puskesmas Tonrorita untuk berobat dan di suntik Vaksin Anti Rabies (VAR) bahkan selalu berkomunikasi dan diajak terus lewat WhatsApp dengan petugas Puskesmas Tonrorita yaitu Satriana,Amd Keb, alias Sanibon agar Alm mau ke Puskesmas Tonrorita untuk berobat,namun Alm tetap pada pendiriannya tidak mau alasan mereka sudah baik dan tidak apa apaji ,saat masih hidup Alm kepada petugas, Satriana.
” 3 haripi om ,sebelum meninggal dunia baru suamiku minta untuk di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Kabupaten Jeneponto,kata petugas rumah sakit sudah terlambat dibawa untuk diberikan pertolongan dan kita bertawakal saja,”demikian ditirukan Rabaisa disertai Isat tangis terdengar lewat via telpon dan mohon om doakan ponakanta karena masa hidupnya beliau orang baik kepada siapa saja , Innalilahi wainnailaihi Raji’un, Alfatihah buat almarhum semoga segala amal ibadahnya diterima dan diampuni dosanya oleh Allah SWT, Amin
Babinsa Desa Taring ,Serda Hasanuddin Dg Nompo saat Media ini hubungi lewat WhatsApp dan via telepon,Kamis (29/06)22.19 mengatakan bahwa” benar warga Desa Taring Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa “tewas digigit Anjing gila. namun,tidak benar kalau dikatakan” Kini Anjing Tersebut Diikat Warga”mana mungkin karena Anjing tersebut dibunuh Dusun Bangka Bangkala Desa Taring saat mau lagi menggigit pengendara motor, untungnya,kata Hasanuddin karena Anjing hanya melompati dan menggigit Spakbor motor dan dibunuh oleh pengendara motor bersama warga setempat, “ungkap Hasanuddin Dg Nompo
Demikian pula saat Media ini hubungi Kepala Desa Taring Abd Azis Dg Tammu Kamis,(29/06)21 45 mengatakan, Anjing sudah dibunuh Daeng (NUR)Adm : Salman Sitaba

