Makassar | Anggota DPRD Makassar Mario David Pn melaksanakan Reses masa sidang pertama tahun 2021/2022 di Daerah Pemilihan (Dapil) Tamalanrea dan Biringkanaya sejak 28 Oktober-3 November 2021.
Dalam reses tersebut Politisi NasDem itu menemukan banyak keluhan dari warga diantaranya seputar infrastruktur jalan, pembuatan drainase, dan penerangan lampu jalan.
Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan meningkatnya tingkat pengangguran di tengah pandemi.
Baca Juga :
RTQ Dorong Pemkot Makassar Siapkan Perahu Sampah di Kepulauan: Mereka Perlu Perlakuan Khusus
APBD 2022, DPRD Makassar Dengar Tanggapan Wali Kota
DPRD Makassar Inisiasi Ranperda Kunjugan Dapil
Danny Pomanto Sampaikan Rancangan APBD 2022 di DPRD Makassar
“Masyarakat berharap adanya program pemberdayaan dari pemerintah agar warga bisa memulai usaha-usaha untuk mendapatkan income,” katanya.
Tak hanya itu, Kartu BPJS KIS yang sejak 2 tahun lalu diurus masyarakat belum ada realisasinya, walaupun kartunya sudah jadi namun belum dibagikan ke masyarakat.
“Ini untuk Dinas Sosial harus segera membagikan kepada masyarakat agar masyarakat bisa mengakses fasilitas kesehatan,” bebernya.
Yang menjadi persoalan penting di Kecamatan Biringkanaya soal banjir sudah bertahun-tahun akibat Gorong-gorong saluran air drainase yang melintasi Jalan Perintis Kemerdekaan KM 20 depan Perumahan Bumi Permata Sudiang dan Komp. Purn Pai I.
“Ini menjadi kewenangan Balai Besar Jalan Provinsi dan Kementerian, solusinya adalah mereka harus membangun Jembatan dan memperlebar jalan arus air agar debit air tidak terhambat melaju ke laut, harapannya segera mereka eksekusi,” jelasnya.
Hadir dalam reses itu, unsur Tripika Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea dan Tokoh-tokoh masyarakat.

